Hypnotic: Kisah Hipnotis dengan Twist Berlapis

by Redaksi

Hypnotic: Kisah Hipnotis dengan Twist Berlapis
EDITOR'S RATING    

Ben Affleck berhadapan dengan penghipnotis kuat

Setelah AIR yang dipuji-puji, Ben Affleck kembali hadir di layar lebar. Namun, kali ini, ia hanya menjadi aktor yang diarahkan oleh Robert Rodriguez lewat film terbarunya, Hypnotic. Selain Affleck, deretan bintangnya ada Alice Braga, J. D. Pardo, Hala Finley, Dayo Okeniyi, Jeff Fahey, Jackie Earle Haley, dan William Fichtner.

Detektif Danny Rourke (Affleck) kehilangan putrinya yang berusia tujuh tahun karena diculik saat sedang bermain di taman. Hal ini terus menghantuinya sehingga ia harus menemui terapis. Saat sedang bertugas, Rourke bertemu seorang pria misterius (Ficthner) yang bisa menghipnotis orang melalui tatapan dan suara. Ia melakukan perampokan bank dibantu beberapa orang yang dia hipnotis. Di tengah situasi tersebut, Rourke justru menemukan foto putrinya dengan tulisan "Temukan Lev Dellrayne". Ia yakin, siapa pun Lev Dellrayne, orang itu pasti tahu atau bahkan terlibat dalam penculikan. Dengan bantuan Cruz, salah satu penghipnotis, Rourke berusaha menelusuri kepingan-kepingan untuk mencari putrinya yang ia yakini masih hidup.


Saat menyaksikan Hypnotic, bersiap-siaplah menebak dan penasaran. Banyak hal tidak terduga yang dihadirkan film ini. Apa yang kita sangka adalah jalan cerita utama, ternyata diputarbalikkan di seperempat akhir cerita. Ada yang suka dengan twist yang diberikan, tapi ada juga yang benci karena menganggapnya terlalu mengada-ada. 

Sejujurnya, karya terbaru Robert Rodriguez mengingatkan kami pada dua film. Satu, Paycheck yang juga dibintangi Ben Affleck. Di film keluaran 2003 ini, ia kehilangan ingatan dan mendapat petunjuk misterius dari amplop. Petunjuk-petunjuk itu menuntunnya ke berbagai kejadian yang pada akhirnya mengungkap siapa dirinya. Memiliki nuansa seperti Paycheck, film ini memberikan petunjuk yang menuntun Danny untuk menyelidiki misteri hilangnya Minnie, putrinya.


Film kedua adalah Push (2009). Dibintangi Chris Evans dan Dakota Fanning, film ini mengisahkan orang-orang yang memiliki kekuatan bak superhero dan saling berhadapan. Kekuatan hipnotis yang ditampilkan dalam Hypnotic begitu besar sehingga mengingatkan kita akan Push atau bahkan serial Heroes. Sebesar apa? Coba tonton sendiri nanti saat tayang. 

Satu hal yang pasti saat menonton Hypnotic adalah: fokus. Jangan sempat-sempatnya membuka ponsel atau pikiran mengembara barang sebentar karena akan bingung sendiri saat twist dibongkar. Buat penyuka film misteri dengan akhir tak terduga yang membuat kita menebak-nebak sepanjang cerita, Hypnotic jelas bisa jadi pilihan.