Sepatu hanya sepatu sampai ia dipakai dan berarti
Jika ada sepatu olahraga paling laris di dunia itu adalah Air Jordan. Sejak pertama kali hadir tahun 1984 hingga sekarang, jutaan pasang sudah terjual di dunia. Sepatu ini dipakai oleh semua kalangan dan untuk semua keadaan. Apa pun jenis kegiatannya kita tidak akan pernah salah kostum jika memakai Air Jordan di kaki. Sangat fenomenal untuk sebuah merek sepatu olahraga. Namun, jarang yang tahu bagaimana Nike bisa mendapatkan Michael Jordan, yang saat itu masih pemula, untuk menjadi ikon sepatu mereka hingga menjadi sejarah seperti sekarang. Sebuah kisah belakang layar yang menegangkan diangkat ke layar lebar oleh sang Batman, Ben Affleck.
Mungkin memang bukan jalannya Ben Affleck untuk bisa menyutradarai film-film superhero. Malah, ia lebih sukses di jalur film-film drama seperti Argo, The Town, dan Live by Night. Kali ini, perkara balik layar Air Jordan menarik perhatiannya untuk diangkat ke layar lebar. Banyak yang pesimis, apa menariknya cerita tentang sepatu terkenal yang pasti semua prosesnya aman-aman saja? Hoho, jangan salah, Kawan. Lewat AIR, kita akan tahu, demi sebuah sepatu dan pemain yang akan memakainya, satu perusahaan dan nasib ribuan karyawan di dalamnya dipertaruhkan. Ini adalah perjudian terbesarnya Nike. Go big or go home.

Seperti biasa, jika Ben Affleck yang menyutradarai maka bisa dipastikan teman-teman dekatnya akan ikut bermain. Matt Damon, Jason Bateman, dan Viola Davis hanyalah beberapa nama besar yang ikut andil, ditambah sang sutradara sendiri yang ikut bermain. Dari segi akting, tentunya nama-nama ini tidak perlu diragukan lagi. Matt Damon seperti biasa, tetap berapi-api walau tidak lagi memiliki tubuh ala Jason Bourne. Viola Davis tetap berwibawa dan tegas walau tidak semenakutkan saat menjadi Amanda Waller. Beberapa pemain pendukung pun bermain bagus, semua terlihat menyatu. Ada momen-momen kocak dan mengharukan yang terjadi sangat alami.
Akhir yang kita semua sudah tahu tentunya sedikit menurunkan rasa klimaks dari film ini. Salut dengan penulis Alex Convery yang bisa membangun cerita yang memainkan emosi kita dari awal. Semua karakter penting ia beri ciri khas masing-masing. Walaupun orang aslinya benar-benar ada, tapi ciri khas ini membuat setiap pemain menonjol untuk adegan mereka masing-masing. Dialog-dialog kuat membawa film ini untuk tetap bisa menghibur hingga akhir. Tidak ada drama-drama yang terlalu dramatis semua tergambar pas.

Jika kalian penggemar sepatu Air Jordan, setidaknya kalian harus tahu latar hadirnya sepatu ikonik ini. Jangan cuma tahu model dan harganya yang selangit, tapi pahami juga kerja keras yang telah dilakukan orang-orang di belakangnya untuk menjadikannya seperti sekarang. Pemilik Air Jordan akan semakin bangga dengan sepatunya setelah menonton film ini.
