Long Shot: Kisah Seimbang antara Karier dan Asmara

by Dwi Retno Kusuma Wardhany

Long Shot: Kisah Seimbang antara Karier dan Asmara
EDITOR'S RATING    

Jangan merasa berkecil hati karena pasangan lebih hebat

Aktris Charlize Theron memang serba bisa. Berbagai genre pernah dilakoninya, mulai dari film bergenre aksi, medieval fantasy, hingga drama romantis. Ia juga tidak pilih-pilih peran, baik itu protagonist mau pun antagonis, semua dilakoninya. Dalam film terbarunya, Long Shot, ia berperan sebagai Menteri Luar Negeri yang menemukan asmara di tengah kesibukannya berpolitik.

Meski bermuatan politik yang cukup kental, tapi film ini bukan tentang politik. Tapi, bagaimana seorang perempuan bertahan di dunia yang kerap memandang remeh wanita dan berusaha menyeimbangkan antara karier dengan kehidupan asmaranya.

Nyawa film ini jelas ada pada Charlize Theron yang tampil begitu powerful sebagai seorang Menteri Luar Negeri. Namun, di saat yang bersamaan, dia bisa menampilkan sisi lembut seorang wanita yang kesepian dan akhirnya menemukan orang yang dicintainya. Dari segi fisik, Theron dipoles sebegitu rupa hingga tampak sangat cantik sebagai pembanding dengan Seth Rogen yang digambarkan cuek, tidak teratur, dan tidak terlalu memikirkan penampilan. Bak langit dan Bumi.


Tidak hanya berfokus pada keseimbangan karier dan asmara, Long Shot juga menggambarkan bahwa seorang Menteri Luar Negeri juga butuh kasih sayang dan cinta. Meski mungkin pasangan kita lebih pintar, kaya, atau memiliki jabatan yang lebih tinggi dari kita, namun cinta dapat mengalahkan segalanya. Tidak perlu berkecil hati jika pasangan lebih segala-galanya dari kita karena belum tentu mereka menganggap itu masalah besar.

Selain akting serta chemistry Theron-Rogen, kekuatan Long Shot juga terdapat pada dialognya yang cerdas dan blak-blakan. Mungkin beberapa akan menganggapnya vulgar, namun film yang dimainkan oleh Seth Rogen memang rata-rata seperti itu. 

Secara keseluruhan, film ini memberi pandangan lain bahwa pasangan lebih hebat bukan berarti harus membuat kita berkecil hati. Semua bisa diselesaikan dengan kompromi dan saling pengertian.