Bahkan Helen Mirren pun tidak sanggup menyelamatkan film ini.
Tidak hanya Indonesia, Amerika juga penuh dengan
legenda urban. Kebanyakan adalah tentang wilayah atau rumah berhantu. Salah
satunya adalah Winchester Mystery House yang kini diangkat ke layar lebar dengan
judul singkat, Winchester.
Berdasarkan kejadian nyata, film ini mengisahkan sekelumit
kisah tentang Winchester Mystery House. Dokter Eric Price suatu hari diminta
bantuan Perusahaan Senjata Winchester untuk menganalisis kejiwaan janda Sarah
Winchester. Sahamnya yang besar membuat ia masih berhak mengambil keputusan
yang berhubungan dengan perusahaan, namun para komisaris sendiri menganggap
wanita tua ini sudah gila. Dokter Price pun tiba di rumah Winchester yang
menakjubkan. Terdapat sekitar 100 kamar dan lorong-lorong rahasia yang penuh
lika-liku. Terpaksa tinggal untuk mengamati kondisi sang pasien, dokter Price
akan mengetahui rahasia terdalam keluarga ini.
Meski menghadirkan Helen Mirren sebagai tokoh utama yang
menjadi kekuatan film ini, Winchester tetap
tidak meninggalkan kesan apa pun. Akting Mirren memang tidak perlu diragukan
lagi, namun tuntutan skenario yang memang tidak membutuhkan eksplorasi akting
berlebih membuat kepiawaian memainkan karakter peraih piala Oscar lewat The Queen ini seakan terkubur.

Meski berdasarkan kisah nyata, namun cerita yang
diangkat dalam film ini kemungkinan hanya fiktif belaka. Berbeda dari The Conjuring yang merupakan pengalaman nyata yang dialami oleh duet penyelidik
paranormal Ed dan Lorraine Warren. Beberapa momen jump scare cukup mengagetkan karena didukung musik yang mumpuni. Namun,
penampakan hantunya sendiri tidak cukup menyeramkan sehingga membuat penonton
bergidik ngeri.
Winchester
agaknya berusaha menyamai kepopuleran film-film yang sama-sama
mengisahkan tentang rumah berhantu, Amityville. Namun, adegan-adegan klise,
akting yang standar, dan naskah yang membosankan membuat film ini mudah
terlupakan. Bahkan, Mirren yang biasanya tampil prima pun tidak sanggup
menolong film ini.
