Butuh hiburan? Tonton Agak Laen, dijamin stres hilang
Di awal tahun 2024, Imajinari kembali menghadirkan tontonan di layar lebar yang mengetengahkan para komika sebagai tokoh utamanya. Indra Jegel, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Bene Dion merupakan anggota siniar Agak Laen dan film ini pun mengusung judul yang sama. Menampilkan campuran tiga genre, yaitu drama-horor-komedi, film ini ditulis dan disutradarai oleh Mukhadly Acho yang sebelumnya menggawangi Gara-gara Warisan dan serial Induk Gajah.
Lelah dengan pekerjaannya menjadi target lemparan bola yang harus rela tercebur berkali-kali, Oki Rengga pun memutuskan pergi ke rumah hantu milik tiga temannya: Indra, Boris, dan Bene, untuk meminta pekerjaan. Namun, rumah hantu itu sendiri juga di ambang kebangkrutan karena sepi pengunjung, sementara sewa mereka ke pemilik pasar malam sudah menunggak. Oki pun mengajukan usul merenovasi rumah hantu agar lebih seram yang segera disetujui ketiga temannya. Sialnya, saat dibuka pertama kali setelah renovasi, seorang caleg yang punya riwayat jantung meninggal di sana setelah ditakut-takuti. Panik, mereka pun memutuskan mengubur mayatnya di rumah hantu. Namun, masalah belum berhenti karena ternyata rumah hantu tersebut malah viral akibat arwah si caleg marah. Apa yang harus dilakukan keempat sahabat ini?
Di tahun 2023 lalu, kita seakan digempur dengan deretan film horor yang tidak ada habis-habisnya. Mulai dari cerita original, berdasarkan thread viral, diangkat dari buku, atau adaptasi film luar. Beberapa bagus, tapi kebanyakan hanya mengulang formula yang sudah ada dan dibuat dengan naskah dan kualitas seadanya demi mengejar hype. Kemunculan Agak Laen ini bisa dibilang jelas memberikan angin segar di tengah "hujan" horor yang tanpa henti itu.

Meski dari materi promosinya Agak Laen menyelipkan beberapa adegan seram di rumah hantu, film ini sendiri tidak bisa dibilang murni horor. Mungkin, jika dibuat persentasenya, horor mereka hanya 10%, sementara sisanya adalah drama 30% dan 60% komedi. Itu hal yang wajar karena keempat pemeran utamanya sendiri adalah komika-komika ternama. Namun, justru "ketidakmurnian" itulah yang membuat Agak Laen jadi film yang menonjol di bioskop di awal tahun 2024 ini.
Banyak momen lucu yang ditampilkan, mulai dari yang membuat kita senyum-senyum, tertawa, sampai terbahak-bahak. Masing-masing tokoh diberi latar belakang yang membuat penonton paham kenapa kesuksesan rumah hantu ini jadi begitu penting bagi mereka. Tidak ada satu tokoh yang dikesampingkan, semua mendapat porsi yang sama pas. Namun, bisa dibilang, momen lucu yang akan selalu diingat adalah saat Boris menyamar sebagai tentara dengan seragam dan backdrop ala markas demi mengelabui mamaknya.

Tentu saja, tidak hanya lelucon yang ditampilkan, tapi juga drama. Menariknya, Acho berusaha menampilkan setiap tokoh dengan kesulitannya masing-masing. Oki dengan usahanya menebus obat sang ibu yang sakit, Bene yang mencari uang demi mewujudkan pesta pernikahan yang diinginkan calon mertuanya, Jegel yang dikejar-kejar debt collector karena utang judi, dan Boris yang butuh uang demi menyogok oknum tentara. Meski bagian Oki dan Bene terlihat lebih dititikberatkan, namun bukan berarti yang dua lainnya terlihat dikesampingkan.
Pada akhirnya, Agak Laen berhasil membuktikan bahwa penonton bioskop tidak melulu ingin ditakut-takuti untuk hiburan. Tapi, dengan tawa, mereka membawa angin segar di tengah gempuran film horor yang seakan tidak ada habisnya. Dan, itu terbukti dengan perolehan penonton mereka yang hanya dalam sembilan hari sudah mencapai tiga jutaan dan bukan tidak mungkin akan terus bertambah ke depannya.
