Pencapaian
Ernest Prakasa sebagai sutradara yang tergolong baru memang luar biasa. Setelah
Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan
berhasil mendapat perolehan 700 ribu penonton, kesuksesannya melambung dengan Cek Toko Sebelah yang mencapai angka 2,4
juta pasang mata. Kini, kembali dijadikan film akhir tahun oleh Starvision
Plus, apakah Susah Sinyal bisa
berbicara banyak?
Kali
ini, Ernest mencoba ranah baru, yaitu konflik antara ibu dan anak. Karena
itulah, ia pun mengajak istrinya, Meira Anastasia, untuk turut membantunya
sebagai penulis naskah. Keduanya pun sukses menghadirkan film hubungan ibu dan
anak yang cukup menyentuh, didukung oleh akting kuat Adinia Wirasti. Aurora
Ribero pun berusaha mengimbangi sebagai Kiara yang keras kepala. Cukup
berhasil, tapi pelafalan beberapa kalimatnya tidak jelas sehingga apa yang dia
ucapkan kurang begitu terdengar.
Namun,
dibandingkan dengan Cek Toko Sebelah yang
seimbang dari segi drama dan komedi, Susah
Sinyal lebih condong ke arah drama. Hanya beberapa adegan lucu yang sanggup
membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Hal ini berkat aksi memikat Abdur
Arsyad, Arie Kriting, Aci Resti, dan tentu saja tidak ketinggalan sang scene stealer, Dodit Mulyanto.

Valerie Thomas yang baru pertama kali menjajal layar lebar pun bisa dibilang menghadirkan akting yang cukup memikat meski durasi kemunculannya di layar lebar tergolong sedikit. Sayang, Chew Kin Wah yang tampil luar biasa bagus di Cek Toko Sebelah hanya mendapat peran sebagai kakek-kakek genit yang rasanya bisa diperankan oleh aktor tua mana pun.
Seperti
Cek Toko Sebelah yang kuat dari segi
musik, Susah Sinyal juga sukses
memadukan jalinan kisahnya dengan musik dari The Overtunes atau Rendy Pandugo.
Aurora Ribero yang menyumbang satu lagu berjudul “Untuk Mama” di luar dugaan
memiliki suara khas yang enak didengar. Mungkin beberapa waktu ke depan, ada
label rekaman yang tertarik mengontraknya.
Di
luar beberapa pemain yang kurang tepat, Ernest berhasil menghadirkan keindahan
alam Sumba setelah sebelumnya Marlina:
Pembunuh dalam Empat Babak juga melakukan hal yang sama. Namun, alih-alih
panas dan dianggap berwatak keras, Susah
Sinyal menghadirkan alam Indonesia Timur yang lebih ceria dan ringan dengan
pantai, bukit, dan pasar desanya.
