Matt Damon jadi Doc Oc? Hanya mirip, tapi bukan itu inti kisah Elysium.

Ketika Bumi sudah dibanjiri polusi dan populasi, apa yang bisa manusia lakukan? Bukannya mengumpulkan uang untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka, para orang kaya Bumi malah memutuskan untuk membangun sebuah "dunia baru" di luar angkasa yang lebih asri dan mewah lengkap dengan segala teknologi yang ada dengan nama Elysium. Lalu, bagaimana dengan manusia lainnya? Mereka dipersilakan tinggal di Bumi, bekerja, dan menghabiskan sisa hidup di tanah yang gersang dan berdebu tanpa ada jaminan kesehatan yang memadai.
Di tengah keadaan Bumi yang keras inilah, Max Da Costa (Matt Damon) bekerja sebagai pembuat robot sehari-hari yang nantinya digunakan sebagai tentara atau penjaga Elysium dan pengawas warga Bumi. Malangnya, di saat sedang bekerja terjadi kecelakaan yang membuatnya terpapar radiasi dan divonis hanya mampu bertahan hingga 5 hari ke depan. Putus asa dengan dirinya yang sedang sekarat, Max mengancam Spider, salah satu pentolan Bumi (Los Angeles tepatnya), untuk menerbangkan dirinya ke Elysium agar dapat disembuhkan dengan sebuah mesin serba guna. Spider menyetujui dengan syarat: Max harus melakukan sebuah pekerjaan sulit, yaitu memindahkan data dari otak warga Elysium kelas atas yang dapat menyambungkan mereka dengan berbagai informasi bernilai miliaran dolar. Max setuju. Namun, ketika misi tersebut ternyata berantakan dan Max kini menjadi buronan yang dikejar oleh Menteri Pertahanan Elysium, Delacourt (Jodie Foster).

Di balik bumbu sci-fi yang memukau, kisah Elysium sendiri bisa dikatakan sederhana, yaitu mengenai perjuangan mati-matian seorang pria untuk kesembuhan dirinya. Max tidak digambarkan sebagai pria super power meskipun tubuhnya dipasang penyangga ala robot untuk menopang kondisinya yang melemah. Misi Max sendiri tadinya bersifat pribadi dan bukan demi keselamatan seluruh umat manusia di Bumi. Namun, seiring dengan berbagai kejadian yang ia alami, karakter Max pun berubah.
Akting Matt Damon sendiri cukup menarik di sini, memperlihatkan sosok pria yang berusaha kuat di satu sisi namun juga sekaligus putus asa di sisi yang lain. Namun, tidak pelak lagi scene stealer memang patut disematkan kepada sosok Jodie Foster. Dengan gayanya yang tegas, kejam, dan penuh sindiran, aktris ini sukses menghadirkan Menteri Pertahanan Delacourt yang sewenang-wenang. Bagi Jelata pencinta Jodie Foster, rasanya wajib menyaksikan Elysium.

Blomkamp sendiri agaknya tidak terlalu fokus pada teknologi modern karena toh tidak banyak peralatan canggih yang bisa bikin tercengang (mungkin hanya mesin penyembuh yang luar biasa edannya itu). Perbandingan menyolok tentu saja terlihat pada lingkungan antara Bumi dan Elysium, di mana Bumi didominasi warna cokelat yang kering-kerontang, sementara Elysium berwarna hijau dan biru yang memanjakan mata. Namun, hal ini lantas tidak menimbulkan pertanyaan. Mengapa bersusah payah membangun Elysium di luar angkasa bila Bumi masih bisa ditempati? Bumi memang sudah dipenuhi dengan polusi dan kelebihan populasi, tapi setidaknya masih memiliki air dan udara yang masih bisa dihirup sehingga logikanya para orang kaya yang membangun Elysium bisa membangun lingkungan serupa di Bumi dan membentenginya dari warga miskin.
Pada akhirnya, Elysium sedikit banyak menyindir keadaan Bumi yang saat ini sudah dipenuhi oleh polusi dan semakin berkembangnya populasi. Bila manusia tidak ada usaha untuk memperbaiki Bumi, akankah suatu hari nanti ada Elysium di luar angkasa?