Beberapa penampakan masih cukup menyeramkan dan mengagetkan
Kisah suami-istri penyelidik kejadian supernatural akan segera berakhir. Dari yang awalnya hanya sebuah film horor biasa, dunia Conjuring menjelma menjadi waralaba besar dengan beberapa spin-off. Nama-nama karakter seperti Annabelle dan Valak pun terkenal ke seluruh dunia serta memiliki filmnya sendiri. Dimulai dari 2013 saat The Conjuring pertama rilis, kini 12 tahun kemudian, karya rekaan James Wan ini memutuskan untuk menghadirkan penutup bagi perjalanan Ed dan Lorraine. The Conjuring: Last Rites adalah film yang menghadirkan kasus terakhir pasangan ini, sekaligus menyudahi era mereka sebagai pasangan penyelidik hal-hal terkait iblis dan dunianya.
Kasus kali ini adalah kasus Keluarga Smurl, di mana mereka diganggu oleh penampakan, suara, dan berbagai kejadian supernatural lainnya. Smurl membawa situasi ini ke ranah media, menciptakan kehebohan di mana-mana. Sementara itu, Ed dan Lorraine sudah memutuskan pensiun dari dunia investigasi paranormal dan menjalani hidup tenang sambil ditemani putri mereka, Judy. Sayangnya, di tengah suasana damai tersebut, Judy yang malah sering mendapatkan penampakan hingga akhirnya membawa ia bertemu keluarga Smurl. Mau tidak mau, Ed dan Lorraine turun tangan untuk terakhir kalinya untuk mencegah iblis menghancurkan keluarga itu dan juga keluarga mereka.
Premis film keempat ini bisa dibilang hampir mirip dengan film pertama. Sebuah keluarga besar dengan banyak anak yang diganggu iblis hingga akhirnya meminta tolong kepada pasangan Warren. Perbedaannya adalah lokasi yang berpindah dari sebuah rumah terpencil di tepi danau ke rumah di pemukiman padat penduduk. Ini jelas sebuah bentuk penyegaran karena film-film horor kebanyakan (baik itu luar mau pun lokal) umumnya mengambil lokasi jauh dari peradaban. Namun, di sini, dikisahkan keluarga Smurl tinggal di sebuah rumah kecil yang berdempetan dengan tetangga dan dekat dengan pabrik. Intinya, bahwa penampakan dan gangguan supernatural itu bisa terjadi di mana pun, bukan hanya daerah antah-berantah saja.

Dengan durasi 2 jam 15 menit, film kali ini bisa dibilang lebih condong ke drama daripada horor. Kalau mau dibuat persentase, mungkin 60% drama dan 40% horor. Karena ini dimaksudkan sebagai film terakhir dari "perjalanan" investigasi supernatural Warren, maka kisah keluarga ini juga harus dimasukkan. Ini membuat insiden-insiden seram di keluarga Smurl terasa kurang intens dan seakan dipercepat untuk memberikan screentime lebih bagi keluarga Warren. Meski begitu, masih ada beberapa penampakan yang mengagetkan dan cukup seram, ditambah adegan-adegan berdarah yang cukup bikin kita ngilu ala Final Destination.
Satu hal yang menarik adalah ada baiknya menonton tiga film The Conjuring yang sudah lalu sebelum menonton Last Rites. Pasalnya, banyak referensi kejadian, karakter, dan dialog yang terhubung dengan tiga film sebelumnya, terutama film pertama. Karena di sini Judy Warren menjadi fokus utama, maka disarankan untuk menyaksikan, minimal, The Conjuring (2013) sehingga kita tahu momen-momen krusial yang membentuk kisah Judy hingga menjadi karakter seperti yang ada di film ini.
Perjalanan Ed dan Lorraine menyelidiki kasus-kasus supernatural mungkin memang berakhir di film keempat ini. Namun, semesta The Conjuring masih menyimpan banyak cerita. Film spin-off dari hantu-hantunya juga masih ditunggu sehingga jangan heran kalau beberapa tahun ke depan, kita masih akan bertemu dengan iblis-iblis lama. Siapa tahu juga, WB Pictures tertarik mengangkat kisah Ed dan Lorraine Warren dalam versi yang lebih muda? Apa pun mungkin terjadi di sebuah waralaba bernilai ratusan juta dolar.
