Bukan Mr. & Mrs. Smith yang berikutnya
Dalam film spionase atau agen rahasia, salah satu tema yang sering diangkat adalah seorang agen dianggap membelot oleh organisasinya sehingga dikejar oleh seluruh kesatuan. Jika awalnya berusaha melarikan diri, di satu titik, mereka muak dan memutuskan untuk membalas dendam. Hal itulah yang coba diangkat melalui film Shadow Force. Deretan cast-nya tidak main-main karena memakai tiga nama yang, bisa dibilang, cukup menjanjikan, yaitu Omar Sy, Kerry Washington, dan Mark Strong.
Kyrah dan Issac merupakan anggota tim khusus bernama Shadow Force yang dipimpin oleh Jack Cinder. Bersama lima rekannya, mereka menjalankan berbagai operasi bayangan. Saat Ky dan Issac menjalin hubungan dan memutuskan mundur dari Shadow Force, Cinder murka. Ky dan Issac pun seakan menghilang dari peredaran dan tidak bisa ditemukan lagi. Namun, sebuah insiden di bank membuat penyamaran Issac yang sudah dijaga rapi terbongkar. Tidak hanya mengancam dirinya dan Ky, tapi juga putra mereka. Sadar bahwa Ky dan Issac memegang banyak rahasia gelapnya, Cinder pun mengumpulkan anggota tim lain untuk memburu mereka, apa pun dan bagaimana pun caranya.
Menghadirkan pasangan suami-istri sebagai agen rahasia, tentunya akan mengingatkan kita pada Mr. & Mrs. Smith. Hanya saja, jangan harapkan film ini akan penuh aksi dan ketegangan yang hampir sama. Omar Sy dan Kerry Washington nyaris tidak punya chemistry dan tidak terlihat seperti pasangan suami-istri. Itu mungkin juga disebabkan kurangnya penjelasan tentang latar belakang karakter utama sehingga penonton tidak tahu seperti apa masa lalu mereka dan operasi apa saja yang sudah mereka lakukan, selain hanya lewat dialog saja.

Memberi premis "pasangan tim khusus yang dikejar organisasinya sendiri" tentu menjadi semacam janji dari si pembuat film bahwa apa yang tersaji akan penuh adrenalin. Namun, Shadow Force rupanya tidak bisa memenuhi janji tersebut. Aksi yang dihadirkan sedikit, itu pun bukan sesuatu yang wah, tapi sering kita lihat di film-film sejenis. Film ini seakan dibuat dengan bujet yang minim sehingga diakali dengan mengurangi aksi dan memperbanyak drama. Tapi, penempatan dramanya pun terasa janggal dan tidak pas karena mengurangi ketegangan yang diharapkan penonton.
Sangat disayangkan bahwa akting Omar Sy yang sukses mencuri perhatian lewat serial Netflix Lupin, Kerry Washington, dan Mark Strong terasa sia-sia untuk film dengan naskah selemah ini. Joe Carnahan yang bertindak sebagai sutradara dan penulis naskah bersama Leon Chills juga tidak berhasil menghadirkan 'The Next Mr. and Mrs. Smith', padahal salah satu filmografinya adalah adaptasi The A-Team ke layar lebar. Namun, untuk penyuka tiga bintang di atas, Shadow Force bisa menjadi pilihan tontonan pulang kantor sambil menunggu macet reda.
