Kali ini, eksorsis dilakukan pada sesosok mayat
Eksorsisme bukan hanya milik Amerika saja. Di Asia pun ternyata ada ritual pengusiran setan oleh pastur ini. Di Korea Selatan sendiri, pernah ada film eksorsis The Divine FUry yang menampilkan Park Seo-joon sebagai petarung MMA yang mendapat panggilan menjadi pastur karena sebuah kejadian dan harus berhadapan dengan iblis jahat. Kali ini, giliran aktor bermuka dingin Lee Min-ki yang mendapat kesempatan memerangi setan dengan menjadi pastur.
Cha Seung-Do adalah seorang dokter terkemuka. Putrinya, Cha So-Mi, memiliki kelainan jantung sehingga menunggu donor. Namun, empat bulan setelah mendapat donor, sikap So-Mi berubah dan berusaha mencelakai orang-orang di sekitarnya. Puncaknya adalah saat ia kerasukan sehingga harus dieksorsis Pastur Van. Namun, eksorsis tersebut berakhir dengan kegagalan dan So-Mi pun dinyatakan meninggal. Karena rasa cintanya terhadap sang putri, Seung-do pun mengadakan upacara pemakaman selama tiga hari. Di tengah prosesi tersebut, setan yang dikira sudah pergi, ternyata masih bersemayam di tubuh So-Mi dan berusaha bangkit.
Penyuka film horor dan eksorsis bisa jadi akan suka dengan Devils Stay yang sudah langsung tancap gas sejak menit pertama. Lantas, apakah penonton akan dibiarkan kebingungan dengan latar belakang cerita? Tentu saja tidak. Plot kisah berpindah antara masa lalu dan masa sekarang. Di tengah ketegangan prosesi pemakaman yang selalu dihalang-halangi Seung-do yang percaya bahwa putrinya masih hidup, penonton akan diajak untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi pada So-Mi. Dari flashback, kita bisa melihat kedekatan ayah dan putrinya ini hingga kita paham alasan Seung-do mati-matian menahan jenazah putrinya agar tidak dikremasi. Di satu sisi, beberapa adegan terasa memilukan, tapi di sisi lain, kita mungkin akan merasa bahwa keyakinan Seung-do bahwa putrinya masih hidup terasa tidak masuk akal.

Wajah dingin Lee Min-ki yang beberapa kali wara-wiri di drama Korea yang condong ke percintaan terbukti ampuh dalam menggambarkan karakter Pastur Van yang ternyata punya masa lalu kelam. Hal ini jugalah yang membuat Van berusaha berjuang sekuat tenaga untuk menyelamatkan Seung-do meski kena pukul dan berkali-kali ditolak.
Seperti halnya film-film eksorsis yang jarang memperlihatkan penampakan berlebihan, begitu juga dengan Devils Stay. Tidak ada jump scare berlebihan, semuanya dalam porsi yang cukup membuat penonton merinding, baik melalui atmosfer atau musiknya. Jadi, bagi mereka yang takut nonton film horor, tapi ingin melihat Lee Min-ki beraksi, masih tetap bisa menikmati film ini tanpa perlu sering-sering menutup mata.

Meski sanggup membangun pace cerita dengan membuat penonton ngeri, tapi juga penasaran, 1/4 terakhir film ini terasa menurun tensinya. Begitu rahasia terungkap mengenai asal-muasal jantung tersebut, cerita kembali lagi mengulang hal-hal di paruh pertama film: Seung-do yang bersikeras bahwa putrinya masih hidup dan usaha Pastur Van untuk mengeksorsis iblis dari tubuh So-mi. Kalau sering nonton film Korea bertemakan drama kelam, pasti sudah bisa menebak akan seperti apa ending-nya. Apa yang terjadi? Benarkah So-mi masih hidup atau itu hanya tipu daya iblis untuk terlahir kembali? Kalian harus tonton sendiri.
Secara keseluruhan, Devils Stay bisa dibilang membawa hawa baru di film-film bertema eksorsis. Kalau film-film sejenis biasanya mengeksorsis orang yang masih hidup, film ini malah memperlihatkan sebaliknya. Yang jelas, seperti halnya film Korea lain, drama keluarga di sini cukup kental, apalagi kalau bukan penggambaran betapa besarnya cinta Seung-do kepada sang putri hingga belum siap merelakan So-mi yang dinyatakan meninggal. Kalian suka film horor, eksorsis, atau ingin lihat Lee Min-ki berkostum pastur? Ini film yang tepat.
