Airbnb, apalagi di tengah hutan, memang patut dicurigai
Film slasher mungkin bisa dibilang salah satu genre yang unik. Tidak perlu pemain kelas A. Asalkan ceritanya menarik dan banjir darah, penonton sudah suka dan, kalau beruntung, bisa meraup pendapatan yang dianggap menguntungkan. Ini juga yang terjadi dengan The Stranger, sebuah film slasher yang dirilis pada 2008 silam. Dibintangi Liv Tyler dan Scott Speedman, film ini sukses meraih pendapatan $82,4 juta dari bujet yang hanya $9 juta. Ini pula yang membuat Lionsgate tergoda untuk me-remake-nya menjadi lebih kekinian. Sekali lagi, tidak ada pemain bintang di sini, bahkan dari awal sudah ditegaskan bahwa The Strangers akan menjadi trilogi sehingga film pertama pun diberi embel-embel Part 1.
Pasangan kekasih, Maya dan Ryan, sedang dalam perjalanan ke Oregon saat mereka tersesat dan tiba di sebuah kota kecil bernama Venus. Setelah istirahat dan berniat melanjutkan perjalanan, mobil mereka ternyata mengalami kerusakan. Salah satu warga kota, Rudy, menawarkan untuk memperbaikinya dan baru bisa selesai keesokan hari. Karena tidak bisa melanjutkan perjalanan, Maya dan Ryan pun mencari penginapan melalui situs Airbnb dan menemukan sebuah pondok di tengah hutan. Namun, malam mereka tidak berjalan tenang karena seorang gadis bolak-balik mengetuk pintu dan terus menanyakan apakah Tamara ada di sana? Terganggu, Ryan pun mengusir perempuan itu, lalu pergi ke kota untuk membeli makanan. Maya yang ditinggal sendirian mengalami teror saat sadar bahwa ia tidak sendirian karena ada sosok bertopeng karung goni, bertopeng perempuan muda, dan bertopeng wajah boneka di dalam rumah. Siapakah mereka dan apa yang mereka inginkan?
Seperti slasher pada umumnya, bintang utama jelas nomor dua. Yang penting adalah adegan yang bikin ngilu penonton. Itu jugalah yang dihadirkan dalam The Strangers: Chapter 1 ini. Para pemerannya mungkin pernah muncul di satu-dua film, tapi yang jelas mudah dilupakan. Hanya Madelaine Petsch yang terasa familiar bagi penyuka series CW karena ia berperan sebagai Cheryl Blossom dalam Riverdale, sebuah adaptasi lepas dari Archie Comics. Sisanya, praktis terasa asing. Namun, itu bukan masalah karena penonton datang ke bioskop untuk menonton film ini bukan untuk melihat sang tokoh utama, melainkan bagaimana kucing-kucingan antara pemburu dan buruan terjadi dengan bumbu kekerasan penuh darah.

Seperti judulnya, sudah bisa diduga bahwa banyak pertanyaan tak terjawab di film pertama ini. Misalnya, siapakah tiga orang asing yang meneror Maya dan Ryan? Apa motif mereka? Kenapa kota Venus yang disinggahi Maya dan Ryan terasa punya vibe aneh? Apakah penduduk kota tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi menyembunyikannya? Semua itu jelas menjadi pertanyaan yang cukup mengganggu dan butuh dijawab di Part 2-nya yang direncanakan rilis di akhir 2024. Belum lagi open ending yang menjadi jembatan ke film kedua tentunya mengundang rasa penasaran penonton.
The Strangers: Chapter 1 sekali lagi membuktikan apa yang sudah disebut di atas. Saat ini, pendapatannya sudah $38,8 juta atau tiga kali lipat dari biaya produksi. Ini tentu dianggap menguntungkan dari segi profit. Jika memang film keduanya mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi dan ditutup dengan pembalasan Maya yang penuh darah kepada tiga orang asing yang meneror dia dan pacarnya, bisa jadi trilogi The Strangers akan meraup pendapatan yang bahkan melebihi film originalnya.
