Target: Belanja Online Berujung Teror Menegangkan

by Redaksi

Target: Belanja Online Berujung Teror Menegangkan
EDITOR'S RATING    

Hidup lagi capek-capeknya, malah jadi target pembunuhan gara-gara membeli barang second di internet.

Membeli barang second lewat website atau forum jual-beli tentu sudah jadi hal lumrah di masa sekarang. Kasus kriminal yang melibatkan transaksi di dalamnya juga umum ditemui. Hal familiar inilah yang diangkat sebagai premis utama di film Target, menjadi semacam peringatan halus bagi penonton bahwa hal semacam ini bisa saja terjadi di sini, saat ini.

Soo Hyun (Shin Hye Sun), yang sedang pindah rumah, membeli mesin cuci lewat website jual-beli barang bekas. Saat mesin cucinya datang, ternyata spesifikasi barang tidak sama seperti yang tertulis dan tidak bisa digunakan. Marah karena merasa ditipu? Tentu saja. Seperti pengguna internet pada umumnya, Soo Hyun meninggalkan komentar di laman sang penjual, memberi peringatan ke pengguna lain agar tidak membeli barang di seller tersebut. Sialnya, sang penjual ternyata seorang pembunuh yang mampu melacak keberadaan Soo Hyun dan memberi teror mengerikan tanpa ampun.

Alur di film Target bukanlah sesuatu yang baru. Suasana yang dibangun dari film ini mengingatkan ketegangan yang ada di Door Lock (2018) dan Unlocked (2023), tentang bagaimana seseorang merasa terancam saat berada di dalam rumahnya sendiri. Di film Target, sang seller yang melek teknologi mampu melacak kode kunci pintu, memanipulasi dan memasang CCTV sampai ke dalam rumah, hingga mengirim banyak orderan fiktif dalam jumlah besar.


Akting Shin Hye Sun (Still 17, Mr. Queen) sebagai cewek cool yang berubah tidak berdaya patut diacungi jempol di sini. Terutama di paruh akhir film saat kejahatan sang seller semakin menggila dan terkuak satu-persatu. Ketakutan dan trauma yang muncul setiap akan membuka pintu rumah bisa membuat penonton ikut menahan napas.

Karakter Detektif Jo (Kim Sung Kyun) dan Detektif Na (Kang Tae Oh) yang kewalahan mencari petunjuk dari kejahatan cyber juga digambarkan dengan sangat manusiawi. Target sendiri menjadi proyek film kedua Kim Sung Kyun dan Kang Tae Oh setelah Feng Shui (2018) bersama sutradara sekaligus penulis naskah Park Hee Kon.

Di sisi lain, kemampuan Park Hee Kon dalam mengolah cerita didukung Baek Yoon Suk sebagai sinematografer cukup baik dalam membangun plot dan mengatur mood di sepanjang film. Penggambaran Soo Hyun yang bekerja sebagai arsitek dengan segala deal bersama para tukang digambarkan secara dinamis. Timing kemunculan sang bos (Lim Chul Soo) yang kocak juga cukup membuat otot tegang jadi sedikit rileks.


Realistis dan cukup traumatis, Target cocok jadi bahan refleksi diri terutama buat penonton yang suka memanfaatkan layanan jual beli secara online. Meski klimaks film yang dimunculkan jelang akhir cerita terkesan terburu-buru dengan ending yang bisa ditebak, durasi 101 menit terasa cukup memuaskan dengan cerita yang tidak bertele-tele.

Target bisa ditonton di CGV dan Cinepolis mulai 13 September 2023.

Artikel Terkait