Film fenomenal ini akhirnya rilis juga dengan mengambil tanggal cantik 20-12-2012. Mampukah filmnya menorehkan prestasi membanggakan? Intip dulu review Mimin berikut.
Setelah berbulan-bulan menjadi bahan pembicaraan, akhirnya film Habibie & Ainun rilis juga. Diadaptasi dari buku laris yang dikarang sendiri oleh Bacharuddin Jusuf Habibie atau B.J. Habibie, film yang dibintangi oleh Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari ini mengangkat kisah pertemuan Pak Habibie dengan Ibu Ainun sejak di bangku SMA hingga akhirnya maut memisahkan kala Ibu Ainun menghembuskan nafas terakhirnya di Jerman.
Jangan mengharapkan intrik politik kala Pak Habibie menjabat, pembahasan mendalam mengenai IPTN, atau bagaimana bisa sampai Timor-Timur pecah karena film ini murni menggambarkan kehidupan Habibie dan Ainun semata. Akting Reza sendiri sebagai mantan presiden ke-3 Republik Indonesia ini bisa dibilang meyakinkan dengan meniru gaya bicara, kebiasaan, hingga gaya berjalan Pak Habibie. Meski awalnya terasa seperti menyaksikan Forrest Gump, namun seiring dengan berjalannya film, Reza terlihat melebur dengan tokoh ini. Bunga Citra Lestari juga berakting dengan cukup menarik sebagai ibu negara meski masih tidak dapat melepaskan aura kebintangannya kala berperan sebagai Ainun muda.
Sayangnya, film ini tidak lepas dari penilaian negatif menurut mimin Layar-Tancep. Dimulai dari make-up yang terasa kurang menggambarkan masa tua mereka bahkan membuat kedua anak mereka terlihat seperti berbeda umur tidak terlalu jauh, efek CGI yang benar-benar terlihat palsu, backsound yang terasa berlebihan di beberapa bagian, hingga penempatan sponsor yang terasa mengganggu dan berlebihan (apakah itu? silakan kalian tonton sendiri).
Nah, karena film ini memang hanya fokus pada hubungan antara Pak Habibie dan Ibu Ainun sehingga beberapa kejadian menurut Mimin kurang diekspos, misalnya ditutupnya IPTN. Sayang memang karena dari penerbangan pertama yang besar-besaran, penonton tiba-tiba langsung dihadapkan pada hanggar IPTN yang sunyi, sepi, dan gelap. But overall, buat yang berhati sendu macam Mimin, nonton film ini bisa bikin air mata menetes dan hati terkenyut-kenyut dengan kisah cinta mereka yang sangat abadi.