Perubahan darii gunung berbatu-batu ke samudera luas awalnya cukup menjanjikan, namun...
Animasi adalah tayangan segala umur. Karena itu,
lelucon, tema, dan kisahnya harus bisa masuk dan diterima di berbagai kalangan.
Anak-anak terhibur dengan gambar-gambarnya yang cerah dan karakternya yang
lucu, orang dewasa pun menikmati kisahnya dan bisa ikut tertawa dengan lelucon
yang disampaikan.
Hotel
Transylvania 3: Summer Vacation mungkin salah satu yang kurang
berhasil dalam menghadirkan lelucon yang dapat diterima segala umur. Memang ada
beberapa bagian yang cukup lucu, seperti misalnya Gremlin Air. Namun,
selebihnya seperti lelucon yang terasa dipaksakan. Gerakan-gerakan semua karakter
monster yang dibuat berlebihan pun tidak berhasil menggelitik dan menimbulkan
tawa.

Perubahan dari hotel di daerah Transylvania ke daerah
Segitiga Bermuda awalnya tampak menjanjikan. Dari daratan berbatu-batu ke samudera
yang luas membentang. Pasti banyak cerita yang ingin disampaikan. Namun,
alih-alih menggambarkan tingkah seru para monster saat berlayar, film malah
mengetengahkan usaha Drac menarik perhatian Ericka yang terasa berlebihan. Jika
Anda harus menemani anak, sepupu, atau keponakan yang masih kecil untuk
menonton ini, bersabarlah. Karena cobaan sedang datang.
Pesan moral film ini memang ada, yaitu keluarga tidak
pernah akan saling melupakan. Namun, sepertinya pesan ini tentunya sudah ada di
Hotel Transylvania pertama dan kedua
sehingga saat diulang di film ketiga, sangat monoton. Hotel Transylvania 3: Summer Vacation sepertinya dibuat hanya untuk
menggenapi film ini menjadi trilogi. Kisahnya memang bisa dinikmati semua umur,
tapi mungkin tidak semua leluconnya akan Anda pahami.
Tapi, pernahkah Anda membayangkan berlayar di atas
kapal pesiar bersama monster-monster dari Hotel
Transylvania? Mimpi ada diwujudkan oleh Dream Cruise. Geser untuk cari tahu
lebih lanjut, ya.
.jpg)

