Lara Croft kini lebih manusiawi dengan proporsi badan yang lazim
Menghapus image Angelina Jolie sebagai Lara Croft
jelas bukan tugas yang mudah. Meski hanya bermain di dua film, namun kemiripan
Jolie terhadap karakter utama adaptasi game
Tomb Raider ini bisa dibilang nyaris sempurna. Kini, aktris muda Alicia
Vikander dilimpahi beban untuk menggantikan Jolie dalam reboot Tomb Raider (2018).
Tanpa embel-embel tambahan judul apa pun, film ini
mengikuti kisah Lara Croft muda yang menjadi kurir bersepeda setelah Ayahnya
menghilang. Ia menolak memakai dana perwalian dan ingin hidup mandiri. Namun,
sebuah kejadian membuat Lara akhirnya memutuskan meneruskan misi sang Ayah
sekaligus menemukan jawaban dari pertanyaannya selama ini.
Memang berat tanggung jawab Alicia Vikander setelah
Jolie dengan perkasa menjadi Lara Croft. Semua orang tentu masih ingat adegan
saat ia sedang berolahraga di ruang tengah mansionnya sambil melawan penjahat
yang masuk ke dalam rumah. Adegan ini dibuat dengan spektakuler dan sedramatis
mungkin sehingga penonton bisa merasakan ketegangannya. Yang sangat disayangkan
adalah minimnya adegan se-memorable itu
di Tomb Raider reboot ini.

Film ini memang berdasarkan game terbaru Tomb Raider yang
memanusiakan Lara sehingga penonton merasa dekat dengannya. Namun, kharisma
Vikander jelas masih kalah jauh dibanding Jolie, menjadikan film ini berada di
level yang standar untuk sebuah film yang diangkat dari game legendaris. Beberapa adegan aksinya juga terasa membosankan
meski cukup seru.
Jangan harapkan sosok Lara yang jagoan karena
kemampuan yang dimilikinya hanyalah memanah dan sedikit tinju. Penonton tidak
langsung disuguhkan Lara sebagai jagoan yang tak terkalahkan dengan dua pistol,
melainkan jatuh-bangunnya karakter ini hingga akhirnya menyandang sosok sebagai
Penjarah Makam.
Meski masih terdapat kekurangan, namun reboot Tomb Raider memberikan gambaran
yang lebih fresh terhadap karakter Lara Croft. Setelah ini, mungkin kalian akan
tergugah untuk memainkan game-nya
lagi.
