Debut Akting Ian Kasela yang Tertunda di Musik Untuk Cinta

by Dwi Retno Kusuma Wardhany

Debut Akting Ian Kasela yang Tertunda di Musik Untuk Cinta
EDITOR'S RATING    

Sukses menjadi vokalis Radja, Ian Kasela mencoba dunia akting lewat Musik Untuk Cinta.

Diproduksi pada tahun 2011, akhirnya tahun ini Musik Untuk Cinta siap rilis di bioskop pada 9 Maret 2017. Menghadirkan Arumi Bachsin, Didi Petet, Ian Kasela, Niniek L. Karim, Ferry Ardiansyah, Soimah, Phillip Jusuf, Argo “Aa Jimi, Titiek Puspa, Krisno Bossa, Ferry Salim, Kadir, Karlina Inawati, dan Sigit Hardadi di dalam jajaran pemainnya.

Kisahnya mengangkat sosok Cecep (Ian), seorang pemuda kampung yang lugu dan jujur. Dia jatuh cinta dengan Dewi (Arumi), namun harus berhadapan dengan Azis (Ferry), pria yang juga terpikat kecantikan Arumi dan salah satu orang terkaya di Cirebon. Untuk memenangkan hati orangtua Dewi, Cecep memutuskan untuk mengadu nasib ke kota. Perjalanan untuk mencapai kesuksesan ternyata berliku.

Tema yang diangkat tergolong klise memang. Tentang seorang pemuda yang mengadu nasib ke kota untuk memenangkan hati gadis impiannya. Sayangnya, tema klise tersebut tidak tergarap dengan baik. Lebih menyerupai FTV yang dilayarlebarkan dengan production value yang juga tidak dibuat lebih baik dibandingkan untuk sajian di televisi.

Begitu banyak lompatan adegan yang membuat saya mengerutkan kening. Perubahan hidup Cecep dari pemuda desa, menjadi orang kaya, mendapat cobaan, dan kemudian bangkit lagi juga terasa terburu-buru. Hal ini membuat karakter Cecep sulit mendapat simpati karena tidak ada kedekatan dengan penonton.

Pun dengan akting para pemainnya yang tergolong lemah, terutama Ian Kasela yang menjadi Cecep. Soimah pun terasa berlebihan dengan kerap mengeluarkan gaya tertawanya yang nyablak itu. Untunglah, duet Niniek L. Karim dan Didi Petet masih bisa menyelamatkan film ini. Diselipkannya budaya Cirebon juga bisa dikatakan sebagai angin segar karena jarang sekali film lokal yang menampilkan budaya satu ini.

Artikel Terkait