Kali ini, Batman diberi film legonya sendiri. Apakah dia senang atau malah sedih karena tidak punya teman untuk berbagi?

Selain film yang diangkat dari action figure, ada satu lagi mainan yang sukses diadaptasi ke layar lebar dan mendulang perolehan uang yang cukup banyak. Mainan itu adalah lego. Dulu, mungkin orang tidak bisa membayangkan akan jadi seperti apa lego jika dibuat filmnya. Namun, ternyata kreativitas yang bisa dihadirkan di layar lebar sama tidak terbatasnya seperti mainan lego itu sendiri.
Setelah sukses dengan The Lego Movie (2014) yang meraup pendapatan hingga $460 juta di seluruh dunia, kini selang tiga tahun kemudian, tepatnya 10 Februari 2017, Warner Bros. dan DC Entertainment kembali merilis The Lego Batman Movie. Dari namanya tentu sudah bisa ditebak bahwa film ini berfokus pada sosok Batman dengan beberapa tokoh di sekitarnya yang sudah kita kenal, seperti Alfred, Robin, hingga Bat Girl.
Dari awal hingga akhir, kita akan disuguhkan oleh animasi yang memikat, tema ringan namun menyentuh, plus lelucon yang tiada henti-hentinya,terutama dari setiap kalimat yang dilontarkan Batman dengan takaran 70% narsis, 39% menjelek-jelekkan superhero lain (kebanyakan Superman dan Iron Man), serta 1% memuji orang lain yang sangat jarang dia lakukan.
![]()
Menariknya, The Lego Batman ini bukanlah film yang bisa dikatakan berdiri sendiri karena banyak referensi terkait film-filmnya terdahulu, mulai dari era Christopher Nolan, Zack Snyder, Joel Schumacher, hingga yang membuat penonton terbahak-bahak adalah era Adam West. Tidak hanya itu, kita juga bisa mendengar musik yang dipakai Nolan di The Dark Knight Rises atau Batman Begins, seakan menjadi sentilan nostalgia yang menarik.
Luasnya ranah film yang dimiliki Warner Bros. juga berimbas pada banyaknya tokoh yang dimasukkan ke dalam film ini. Selain Batman dan musuh-musuhnya yang ikonik, ada pula Sauron, Voldemort, hingga Kaiju. Selain itu, ada pula penampakan beberapa anggota Justice League lainnya. Selain animasi yang cerah, lagu-lagu yang asyik didengar pun berkumandang meskipun mungkin tarafnya belum se-catchy “Everything is Awesome” dari film The Lego Movie.
Dengan tanggal perilisan yang tergolong aman dari serangan film-film pembuka musim panas, The Lego Batman Movie akan sanggup berjaya di tangga box office.
