Ice Age: Collision Course - Animasi Menakjubkan, Namun Agak Minim Humor

by dr. kawe

Ice Age: Collision Course - Animasi Menakjubkan, Namun Agak Minim Humor
EDITOR'S RATING    

Karena Scrat yang memburu kenari hingga ke luar angkasa, Bumi terancam kiamat. Trio Manny-Sid-Diego dan keluarga mereka adalah satu-satunya harapan bagi para hewan untuk terhindar dari kepunahan.

Rupanya Ice Age masih menjadi andalan bagi Blue Sky Studios untuk meraup untung tahun ini. Masih mempertahankan trio Sid, Manny, dan Diego, kali ini kelompok ini semakin meriah dengan melakukan perjalanan bersama Buck, nenek Sid, dua opossum, Ellie, Peaches, Shira, hingga Julian, tunangan Peaches. Mereka bertujuan mencegah meteor jatuh ke Bumi dan membinasakan seluruh makhluk hidup yang ada.

Dari segi cerita, Ice Age: Collision Course mencoba merangkul penonton dewasa dengan menyajikan isu orangtua yang akan melepas putri tunggalnya menikah dan pergi dari rumah. Hal itu diwujudkan dalam bentuk usaha Manny dan Ellie mengupayakan berbagai cara untuk mempertahankan Peaches dan Julian yang setelah menikah sedianya akan melanglang buana. Keinginan Diego dan Shira untuk memiliki anak juga memberi nuansa dewasa bagi film ini. Sayangnya, tema ini bisa dikatakan terlalu berat untuk anak kecil yang menyaksikan film ini bahkan mungkin akan cenderung bosan pada paruh tengah cerita.

Collisioun Course memang masih tergolong lucu, namun bisa dibilang tingkat kelucuan yang dihadirkan tidak terlalu banyak. Bila ditotal, mungkin hanya ¼ dari keseluruhan durasi film dan kebanyakan dihadirkan oleh Crash dan Eddie ataupun Scrat yang terpisah jauh di luar angkasa. Sisanya hanyalah hubungan ayah-anak-calon menantu antara Manny-Peaches-Julian yang terasa berkepanjangan ataupun usaha mereka dalam membelokkan asteroid yang akan menghancurkan Bumi. Sayangnya, beberapa humor hanya dapat dimengerti orang dewasa dan sulit dipahami anak-anak.

Dari segi animasi, Collision Course tetap berhasil menampilkan gambar yang indah dengan warna-warna menarik terutama saat mereka masuk ke dalam Geotopia. Berbagai warna, seperti merah, biru, ungu, hijau semua tampak memanjakan dan menyegarkan mata para penontonnya. Beberapa hewan mungkin akan mengingatkan kita pada hewan-hewan dari kartun lain, seperti Bugs Bunny atau animasi Zootopia. Namun, tentu saja hewan-hewan di Collision Course ini memiliki karakteristiknya sendiri.

Secara keseluruhan, Ice Age: Collision Course adalah film yang cukup menghibur dan bisa menjadi pilihan pada akhir pekan saat ingin menonton bersama keluarga. Jika pendapatannya sedahsyat Continental Drift, nantikan film keenam trio zaman es ini dalam beberapa tahun ke depan.

Artikel Terkait