The Conjuring 2: Ketika Sang Hantu Ikut Pindah Negara

by Mr. P

The Conjuring 2: Ketika Sang Hantu Ikut Pindah Negara
EDITOR'S RATING    

Sekuel The Conjuring kembali untuk menakut-nakuti Jelata. Apakah dengan formula penyelidikan supranatural yang dilakukan pasangan Warren, hasilnya akan semenakutkan film pertama?

Sekarang ini sangat jarang sekuel film dengan genre horor yang bisa mempertahankan kualitas dari film pertamanya. Biasanya, terjebak dengan pola yang sama dengan film pertamanya dan menjadi gampang ditebak lalu ditinggal karena mulai membosankan. Namun, tampaknya film besutan James Wan yang satu ini adalah pengecualian. The Conjuring 2 berhasil menakut-nakuti penonton dengan taraf yang sama dengan film pertamanya bahkan mungkin lebih baik pada paruh pertama.

The Conjuring adalah film horor yang mengangkat cerita berdasarkan kasus nyata dari paranormal Ed dan Lorraine Warren. Kasus-kasus ini asli dan sudah didokumentasikan. Pada film kedua ini, Wan mengangkat kasus paranormal yang sudah sangat dikenal sebagai England Amityville. Kasus in terjadi pada tahun 1977 di perumahan padat bagian utara London.

The Conjuring 2 menceritakan keluarga Hodgson di London utara, di mana keluarga yang terdiri dari ibu dan empat anaknya ini awalnya tampak seperti keluarga normal lainnya. Suatu ketika, Janet anak ke-2 bermain-main dengan papan Ouija bersama kakaknya Margaret. Keduanya mengharapkan roh yang datang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Namun, setelah menunggu lama, tidak ada reaksi apapun dari papan tersebut sehingga mereka memutuskan untuk berhenti bermain. Sejak saat itu banyak gangguan terjadi di rumah tersebut dan kebanyakan terjadi pada Janet.

Keadaan yang semakin parah membuat keluarga Hodgson meminta bantuan dari tetangga sekitar, tetapi gangguan itu tidak berhenti juga. Akhirnya, kasus mereka ditolong oleh Maurice Grosse (Simon McBurney) yang merekomendasikan mereka pada Ed (Patrick Wilson) dan Lorraine Warren (Vera Farmiga). Sayang, selama penyelidikan, banyak ditemukan kejanggalan yang membuat mereka meragukan kebenaran dari kasus ini. Beberapa ahli yang ikut menyelidiki kasus ini menduga jika ini hanyalah permainan dari keluarga Hodgson untuk mendapatkan fasilitas yang lebih baik.

Pada paruh pertama film penonton langsung disuguhkan kengerian serta adegan mengejutkan secara beruntun. Kelihaian  Wan lagi-lagi berhasil membuat penonton bertepuk tangan walaupun mereka baru saja dikagetkan dengan penampakan menakutkan. Wan dengan ciamik meracik adegan horor sehingga penonton tidak bisa menduga kapan dan di mana si setan akan muncul atau bahkan tidak muncul sama sekali. Proses tebak-menebak yang menegangkan inilah yang berhasil membuat penonton menatap layar dengan rasa was-was yang menyenangkan. Sayang, bak tipikal film-film horor pada umumnya, ketika semua misteri sudah terbuka menjelang akhir film, justru tensi yang ada mulai menurun dan menjadi biasa saja.

Cerita yang diangkat memang mampu membuat penonton merasakan simpati pada keluarga ini. Akting para pemain terutama pemeran Janet (Madison Wolfe) patut diacungi jempol karena bisa membawakan perannya dengan baik. Singkat kata The Conjuring 2 berhasil memenuhi ekspekstasi penonton yang datang ke bioskop untuk ditakut - takuti. 

Artikel Terkait