Nama Agent Ethan Hunt identik dengan misi-misi yang sangat berbahaya dan tak pernah masuk akal. Di installment kelimanya kali ini, ia kembali dengan aksi yang semakin solid, berbahaya, dan (masih) tak masuk akal.

Sutradara: Christopher McQuarrie
Penulis Naskah : Christopher McQuarrie
Pemeran : Tom Cruise, Jeremy Renner, Simon Pegg, Rebecca Ferguson, Alec Baldwin
Nama Ethan Hunt punya kekuatan sendiri di benak pecinta film. Mendengar nama Hunt, pastinya kita langsung terbayang dengan aksi-aksi berbahaya dan misi-misi yang tidak masuk akal. Semua seri Mission : Impossible adalah film-film action yang berdiri sendiri, tanpa punya korelasi yang erat antara satu sama lain, membuatnya jadi film yang asyik untuk ditonton kapan pun. Saking mandiri dan berdikarinya, Mission Impossible ga perlu adegan teaser di bagian credit title buat sekuel yang tayang 2-3 tahun ke depan. Sekeren itu filmnya.
Ethan Hunt gak bakalan bisa lepas dari Tom Cruise. Walau sudah berusia 53 tahun, Cruise masih pantas buat melakukan adegan-adegan super gila, seperti bergelantungan di pesawat yang lagi take off atau kebut-kebutan di jalan gak pake helm. Di semua series Mission : Impossible, Cruise punya cadangan nyawa yang gak pernah habis. Seru juga kayaknya ngeliat Cruise berantem sama Steven Seagal, sama-sama bernyawa sembilan.
Di Rogue Nation, IMF resmi dipaksa buat ditutup. Brandt (Renner) tak bisa berkutik di hadapan Hunley, chief CIA, (Baldwin). Hunt diburu oleh semua orang, dan rekannya Benji (Pegg) terpaksa menjalani tes poliograf rutin demi mencari keberadaan Hunt. Rupanya, mencari Hunt sama susahnya seperti mencari calon pasangan hidup.

Hunt sendiri yakin bahwa ada sebuah organisasi misterius yang ada di balik semua kejadian misterius di dunia. Ia bernafsu sekali untuk membuktikan bahwa ia benar. Dalam aksinya ini, ia bertemu dengan Ilsa (Ferguson), double agent yang tak bisa dipastikan apakah ia lawan atau kawan.
Apa yang membuat Rogue Nation jadi film yang wajib kamu tonton di bioskop? Pertama, adegan aksi yang memicu adrenalin, tentu saja. Rogue Nation adalah jenis film action yang akan membuatmu tidak dapat bernafas dengan tenang. Sejak awal, adegan actionnya akan membuatmu tidak dapat duduk tenang. Tensi ketegangannya semakin meningkat dan menggila, dengan tingkat adrenalin yang begitu intens.
Selipan humor yang ada ditampilkan dengan sangat cemerlang dan menyegarkan. Tawa yang dihasilkan seolah jadi pereda rasa was-was sekaligus bridging yang tepat untuk memasuki bagian berikutnya. Sebut saya bias, tapi Simon Pegg sangat mencuri perhatian, dan ia diberikan porsi yang sama seperti Renner di Ghost Protocol. Dengan semua kekurangan yang dimiliki Benji, ia memberikan sebuah perspektif baru akan comedy dalam film action.

Kehadiran tokoh wanita dalam film penuh hormon testosteron seperti ini biasanya hanya akan jadi sekedar eksploitasi seksualitas dan sensualitas. Untungnya, Rogue Nation bisa menghindari hal ini. Karakter Ilsa adalah karakter yang paling kompleks sekaligus bisa menyamai kharisma dan kemampuan Hunt di layar. Ia sangat kuat sekaligus rapuh.
Dan kehadiran Ilsa tidak menimbulkan percikan asmara yang akan berakhir dengan ciuman mesra di akhir film. Tidak. Ilsa dan Hunt adalah sepasang partner yang setara dalam segala hal. Ilsa bagi Hunt seperti Ginger Rogers bagi Fred Astaire, kuat tak terkalahkan, namun tak ingin sepatunya yang indah jadi rusak. Sentuhan yang humanis.
Jadi, kurang apalagi coba? Di tengah gempuran film-film superhero yang tida ada habisnya, Cruise seolah membuktikan bahwa ia masih mumpuni untuk tampil keren di usianya yang sudah menginjak setengah abad. Rogue Nation adalah film yang menegangkan sekaligus menyegarkan untuk disaksikan di cuaca panas terik seperti sekarang. Dua jam tak pernah terasa sependek dan secepat ini!