Parasyte 2: Berkesan dan Penuh Kejutan

by Ireuna

Parasyte 2: Berkesan dan Penuh Kejutan
EDITOR'S RATING    

Kisah alien-manusia melawan alien lain yang diadaptasi dari manga terkenal, Parasyte, kini memasuki babak pamungkas. Apakah sajiannya lebih memikat dari prekuelnya?

Takashi Yamazaki kembali melanjutkan kisah perjalanan Shinichi Izumi (Shota Sometani) dengan parasit yang ada di tangannya, Migi (Sadao Abe). Setelah film pertamanya yang tayang 4 bulan lalu sukses menutup dengan meninggalkan rasa penasaran karena kemunculan tokoh Goto dan walikota Takashi Hirokawa, film keduanya ini meneruskan keseruan tersebut. Shinichi yang berduka karena ibunya telah menjadi korban parasit bertekad untuk membasmi semua parasit yang ada di dunia. Bersama Migi, ia terus berburu parasit di kala senggang.

Namun, ia memiliki target yang lebih besar. Setelah mengetahui bahwa calon walikota, Takashi Hirokawa,  juga telah menjadi salah satu dari para parasit, ia pun bertekad untuk melawan pimpinan tertinggi para parasit itu. Namun, karena dianggap sebagai ancaman, ia diincar oleh para parasit. Sementara itu, Tamiya Ryoko (Eri Fukatsu), yang pada akhir Parasyte: Part 1 sedang mengandung, di Parasyte: Part 2 sudah memiliki anak. Ia juga memiliki tujuannya sendiri, yaitu berusaha membuat parasit seperti dirinya bisa hidup berdampingan dengan manusia tanpa harus terus menerus memakan manusia.

Sementara itu, keberadaan para parasit yang sudah diketahui oleh banyak orang membuat pihak militer Jepang mengambil tindakan pemusnahan. Saat para parasit diburu, ternyata semuanya belum berakhir. Shinichi dan Migi masih harus bertarung melawan Goto, parasit terkuat yang sulit ditaklukkan.

Parasyte: Part 2 menyajikan aksi yang lebih menegangkan dibandingkan bagian pertamanya. Meski petualangan Shinichi dan Migi dalam berburu parasit tidak terlalu banyak diangkat, keberadaan Ryoko yang sedang dalam dilema telah membuat ceritanya menjadi lebih menarik. Bagian kedua ini juga menyajikan banyak twist yang akan membuat Jelatayang belum melihat manga dan anime-nya terkejut. Special effect-nya masih jernih seperti sebelumnya. Ditambah lagi dengan suara juicy yang akan terdengar saat adegan parasit-parasit itu makan. Rasanya seperti nyata.

Parasyte: Part 2 terkesan terburu-buru dalam pengembangan ceritanya. Namun, secara keseluruhan, layak Jelata masukkan ke dalam list film wajib tonton Jelata. Kalian tetap dapat melihat Ai Hashimoto yang tampil kawaii. Selain itu,  penampilan Eri Fukatsu dalam film ini juga patut diacungi jempol. Perubahan emosinya, mulai dari tanpa emosi seperti parasit lainnya sampai ia bisa tertawa lepas dan merasa marah sungguh terasa. Ia berhasil membuat penonton memahami suasana hati yang dirasakannya.

Namun, tentu saja, sekali lagi, film ini bukanlah film anak-anak, meski diangkat dari manga. Jangan bawa anak-anak menonton film ini. Lalu, bagi kalian yang mudah merasa jijik, sebaiknya jangan membawa popcorn dan minuman ringan saat menonton karena Jelata mungkin tidak akan memakan atau meminumnya sama sekali.

Artikel Terkait