Kejutan, J. K. Rowling Ternyata Menerbitkan Buku Baru

by abn


Kejutan, J. K. Rowling Ternyata Menerbitkan Buku Baru

Tahukah kalian bahwa J. K. Rowling telah menerbitkan sebuah buku baru di luar seri Harry Potter? Bukan. Yang kami maksud bukan The Casual Vacancy, tapi sebuah buku baru lainnya. Tidak tahu? Yah, kalian tidak sendiri, karena dunia baru mengetahuinya kemarin, sementara bukunya sendiri sudah diterbitkan sejak bulan April 2013 lalu. Bagaimana bisa?

Adalah The Cuckoo's Calling, judul buku terbaru yang Rowling tulis. Namun Rowling menulisnya dengan menggunakan pseudonym Robert Galbraith. Dalam biografi singkat yang tercantum di buku tersebut, Robert Galbraith adalah seoarang mantan polisi militer yang mengakhiri pengabdian militernya di tahun 2003 untuk bekerja di sektor jasa keamanan swasta. The Cuckoo's Calling, yang merupakan novel crime-thriller, mendapat ulasan sangat positif dari berbagai pihak termasuk banyak penulis crime novel ternama. Namun dari segi penjualan, novel ini tidaklah sukses di pasaran. Hingga bulan Juli ini, The Cuckoo's Calling tercatat baru terjual sebanyak 1.500 eksemplar. Malah sumber lain menyatakan, buku ini hanya terjual sebanyak 449 eksemplar. Namun hal tersebut berubah tanggal 14 Juli kemarin, saat Rowling mengungkap, bahwa dirinyalah penulis novel tersebut. The Cuckoo's Calling langsung melejit ke posisi 1 Top Sales Chart di Amazon.co.uk, sementara di Amazon.com, buku ini habis terjual, dan sedang dalam proses re-stock.

Lalu, bagaimana proses terungkapnya nama Rowling di balik The Cuckoo's Calling? Adalah The Sunday Times yang menginvestigasi, siapa sebenarnya Robert Galbraith ini setelah sebelumnya muncul kecurigaan mengenai kualitas The Cuckoo's Calling yang merupakan novel perdana dari seorang mantan tentara. Kecurigaan makin bertambah, karena sang penulis tampak begitu detail dalam menjabarkan pakaian wanita dan juga penampilan karakter-karakternya; yang membuat orang menduga, seorang penulis wanita berpengalaman berada di balik nama Robert Galbraith. Namun, penyelidikan The Sunday Times-lah yang akhirnya mengungkap semuanya. Sunday Times lah yang menemukan bahwa Rowling dan Galbraith memiliki penerbit dan juga editor yang sama, dan The Cuckoo's Calling diterbitkan oleh Sphere, imprint dari Little, Brown, penerbit yang menerbitkan The Casual Vacancy, novel dewasa pertama Rowling.

Dengan hasil penyelidikan yang dilakukan The Sunday Times, Rowling akhirnya bersikap terbuka, dan mengakui bahwa ialah penulis The Cuckoo's Calling. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh juru bicaranya, Rowling berujar bahwa ia sesungguhnya berharap dapat menyimpan rahasia ini lebih lama lagi karena menulis sebagai Robert Galbraith adalah pengalaman yang membebaskan. Melalui nama Galbraith Rowling berujar, ia mengalami masa yang menyenangkan dalam menulis tanpa harus dibebani hype dan juga ekspektasi dari banyak pihak, dan karyanya dinilai sebagai sebuah karya di bawah nama yang lain [tidak terbebani oleh kesuksesan yang pernah dicapainya dulu].

Selain menyampaikan hal tersebut, Rowling juga menambahkan, bahwa novel ini merupakan novel berseri. Dan pihak penerbit akan menerbitkan buku kedua seri novel yang memiliki tokoh utama bernama Cormoran Strike ini pada musim  panas tahun depan. Jadi, bersiaplah penggemar Rowling dan crime novel. Tampaknya sebuah seri novel akan menjadi barang yang harus dimiliki setiap kali terbit.

Artikel Terkait