
Film "Argo" diangkat dari sebuah kisah nyata mengenai usaha CIA dalam membebaskan warga negara Amerika Serikat yang terjebak saat terjadinya kerusuhan di Iran tahun 1979. Dalam usahanya membebaskan para sandera ini, pemerintah Amerika Serikat melalui CIA akhirnya mengambil "ide buruk terbaik" yang mereka miliki, yaitu mengirimkan sebuah tim produksi film bohongan untuk melakukan pengambilan gambar sebuah film fiksi ilmiah berjudul "Argo" (gambar di bawah merupakan teaser poster untuk film palsu tersebut). Kisah ini tidak diketahui oleh publik, sampai akhirnya dibuka pada masa pemerintahan Bill Clinton.
Tony Mendez, otak dibalik ide ini, menceritakan kisah menarik mengenai misi tersebut di laman CIA. Dalam ceritanya, Mendez (yang diperankan oleh Ben Affleck dalam film) menyatakan bahwa, dalam hal membuat sebuah film palsu, tentunya dibutuhkan juga hal-hal yang mendukung film palsu tersebut. Karena pihak Iran akan melakukan background check hingga ke akar-akarnya. Maka itu, dibuatlah sebuah production house palsu bernama Studio Six. Setelah terbentuk, Mendez dan seorang makeup artist Jerome Calloway kebingungan dalam memilih naskah yang bisa membawa mereka syuting di Iran. Sampai akhirnya muncullah ide membuat film sci-fi, "Argo".
Yang menarik dari cerita Mendez adalah di bagian akhir, Mendez menulis bahwa setelah misi penyelamatan selesai, di kantor Stdio Six telah menumpuk 26 naskah yang dikirimkan banyak filmmaker yang tidak mengetahui bahwa Stdio Six hanyalah merupakan studio buatan untuk operasi CIA. Beberapa naskah, menurut Mendez, adalah naskah yang berpotensi menghasilkan banyak uang. Termasuk salah satunya naskah yang yang mencantumkan nama seorang sutradara muda berbakat (yang kini menjadi sutradara besar peraih Oscar). Nama itu tak lain dan tak bukan adalah Steven Spielberg! Ya, Steven Spielberg tertipu mentah-mentah oleh samaran CIA dan Studio Six-nya. Mendez sendiri tidak menyebutkan, naskah film apa yang dikirim Spielberg ke Studio Six. Namun kuat dugaan, itu adalah film hit klasik, E.T. Dugaan ini muncul karena E.T. sendiri diproduksi pada tahun 1981 untuk kemudian dirilis pada tahun 1982.
Mungkin kini, jika Spielberg menyaksikan "Argo" dan membaca tulisan Mendez, dia hanya bisa tersenyum (kecut). Dan mungkin jika Ben Affleck dan Tony Mendez bertemu Spielberg, mereka akan berkata "Ketipu nih yeeeee..."
