
Baru memulai produksi, film WikiLeaks besutan Bill Condon, The Fifth Estate sudah menuai kecaman. Dan kecaman tersebut datang dari subjek filmnya sendiri, Julian Assange. Dalam sebuah hubungan video sebelum acara debat Oxford Union, Assange secara blak-blakan menyatakan bahwa The Fifth Estate adalah sebuah film propaganda yang menyudutkan WikiLeaks secara organisasi maupun karakter para stafnya. Assange bisa berbicara seperti itu karena dia telah mendapatkan bocoran naskah film yang ditulis oleh Josh Singer ini.
Walau tidak memberitahu darimana dia mendapatkan naskah tersebut, Assange tidak ragu untuk membocorkan sebagian isinya. Menurut Assange, The Fifth Estate berfokus pada sebuah kisah seorang mata-mata pada program nuklir Iran yang kemudian mengetahui bahwa Iran memiliki kemampuan untuk membuat peledak dengan hulu ledak nuklir. Saat WikiLeaks membocorkan namanya, dia terpaksa kabur dari Iran ke Iraq. Sebuah kisah yang menarik, walau cukup generik. Sayangnya, kisah tersebut adalah fiksi semata, alias kebohongan yang tidak berdasarkan fakta terkait program nuklir Iran. Seperti yang Assange sendiri katakan, sebuah kebohongan di atas kebohongan.
Lebih lanjut, Assange mengatakan,
"Pihak filmmaker berusaha memposisikan Iran sebagai negara yang memiliki program nuklir aktif. Lalu mereka berusaha memposisikan WikiLeaks sebagai pihak yang bertanggungjawab atas ketidaktahuan publik akan program tersebut."
Belum ada tanggapan mengenai hal ini dari pihak DreamWorks, Josh Singer, maupun Bill Condon. Dan entah, dengan bocornya naskah serta kecaman dari Assange, apakah pihak filmmaker akan menulis ulang naskah film ini. The Fifth Estate akan ditayangkan akhir tahun ini dan dibintangi oleh Benedict Cumberbatch sebagai Julian Assange dan Daniel Bruhl sebagai Daniel Domscheit-Berg. Dan berikut adalah video yang memuat kecaman Assange atas film ini.