Di
tengah pandemi COVID-19 yang masih merebak, Festival Film Indonesia 2020 akhirnya
selesai juga digelar dengan malam puncak diadakan pada 5 Desember 2020 kemarin.
Ditayangkan secara daring melalui Youtube FFI dan Kemendikbud, acara ini
diadakan di Plenary Hall, Jakarta Convention Center. Meskipun diselengarakan
secara terbatas, namun hal ini tidak mengurangi makna FFI sendiri, yaitu untuk
merayakan film-film bagus di Tanah Air.
Perempuan Tanah Jahanam dinobatkan sebagai Film Cerita
Panjang Terbaik dan Joko Anwar sebagai Sutradara Terbaik. Laura Basuki dalam Susi Susanti: Love All dan Gunawan
Maryanto dalam The Science of Fictions
(Hiruk-Pikuk Si Alkisah) meraih penghargaan Pemeran Utama Wanita Terbaik
dan Pemeran Utama Pria Terbaik. Mendiang Ade Firman Hakim sendiri meraih
penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terbaik melalui film Ratu Ilmu Hitam, sementara aktris senior Christine Hakim menjadi Pemeran
Pendukung Wanita Terbaik melalui Perempuan
Tanah Jahanam.
Berikut
daftar lengkap pemenang FFI 2020:
Film
Cerita Panjang Terbaik: Perempuan Tanah
Jahanam
Sutradara
Terbaik: Joko Anwar (Perempuan Tanah
Jahanam)
Penulis
Skenario Cerita Asli Terbaik: Adriyanto Dewo (Mudik)
Penulis
Skenario Cerita Adaptasi Terbaik: Ernest Prakasa & Meira Anastasia (Imperfect:
Karier, Cinta & Timbangan)
Pemeran
Utama Pria Terbaik: Gunawan Maryanto (The
Science of Fictions (Hiruk-Pikuk Si Alkisah)
Pemeran
Utama Perempuan Terbaik: Laura Basuki (Susi
Susanti: Love All)
Pemeran
Pendukung Pria Terbaik: Ade Firman Hakim (Ratu
Ilmu Hitam)
Pemeran
Pendukung Perempuan Terbaik: Christine Hakim (Perempuan Tanah Jahanam)
Pengarah
Sinematografi Terbaik: Ical Tanjung, I.C.S (Perempuan
Tanah Jahanam)
Pengarah
Artistik Terbaik: Vida Sylvia Pasaribu (Abracadabra)
Penata
Efek Visual Terbaik: Gaga Nugraha (Ratu
Ilmu Hitam)
Penyunting
Gambar Terbaik: Dinda Amanda (Perempuan
Tanah Jahanam)
Penata
Suara Terbaik: Mohamad Ikhsan, Anhar Moha (Perempuan
Tanah Jahanam)
Penata
Musik Terbaik: Aksan Sjuman (Humba Dreams)
Pencipta
Lagu Tema Terbaik: “Fine Today”, Musik/Lirik: Ardhito Pramono (Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini)
Penata
Busana Terbaik: Hagai Pakan (Abracadabra)
Penata
Rias Terbaik: Eba Sheba (Abracadabra)
Film
Cerita Pendek Terbaik: Jemari yang Menari
di Atas Luka-Luka (Sutradara: Putri Sarah Amelia)
Film
Dokumenter Pendek Terbaik: Ibu Bumi (Sutradara:
Chairun Nissa)
Film
Dokumenter Panjang Terbaik: You and I
(Sutradara: Fanny Chotimah)
Film
Animasi Pendek Terbaik: Prognosis (Sutradara:
Ryan Adriandhy)