Ang Lee Bersiap Menyutradarai Film Billy Lynn

by abn


Ang Lee Bersiap Menyutradarai Film Billy Lynn

Pasca memenangkan Oscar keduanya melalui film Life of Pi, sutradara asal Taiwan Ang Lee tidak terburu-buru dalam menentukan proyek yang akan ditukangi selanjutnya. Ia sempat dikaitkan dengan film Cleopatra yang akan dibintangi Angelina Jolie sebelum isunya meredup. Lalu pada bulan Oktober 2013, dikabarkan ia akan bekerjasama dengan penulis naskah Peter Morgan (Rush) untuk membuat film tentang olahraga tinju yang akan diambil gambarnya dengan menggunakan kamera 3D. Namun, Lee berubah pikiran pada September 2014 lalu, dan memilih untuk menyutradarai terlebih dahulu adaptasi novel Billy Lynn's Long Halftime Walk karya Ben Fountain. Dan kini, ia sudah bersiap memilih pemeran utama film tersebut. Iapun akan menggunakan teknologi HFR-3D dalam mengambil gambar film ini; sebuah teknologi yang digunakan Peter Jackson saat membesut trilogi The Hobbit.

Billy Lynn berkisah mengenai tentara Amerika Serikat yang bertugas di Irak. Tentara ini mengikuti serangkaian konferensi pers yang disebut Victory Tour di Texas Stadium sebelum diberangkatkan kembali ke Irak. Ceritanya sendiri hanya berlangsung dalam 1 hari. Namun beberapa kilas balik yang menceritakan pertempuran para tentara Amerika Serikat akan menyelingi kejadian di Texas tersebut.

Naskah filmnya ditulis oleh pemenang Oscar Simon Beaufoy yang sukses dengan Slumdog Millionaire, The Hunger Games: Catching Fire, dan 127 Hours. Lee akan memulai produksi film ini pada musim semi dengan menggunakan kamera High Frame Rate 3D (HFR-3D). Mengenai penggunaan teknologi ini, Lee beralasan bahwa hal ini ia lakukan demi "menyuguhkan pengalaman sinematik yang berbeda yang akan mendukung kisah yang disampaikan". Seperti kita ketahui, Lee akhir-akhir ini menjadi salah satu sutradara yang berani bermain dalam teknologi visual demi meningkatkan pengalaman menonton. Life of Pi adalah contohnya, dimana ia memaksimalkan teknologi 3D dan juga visual effects demi menciptakan pengalaman menonton yang berbeda. Dan kini, ia akan mencoba meningkatkan pengalaman menonton tersebut dalam genre drama perang.

Sementara itu, menurut Deadline, saat ini ada 4 nama yang dijadikan kandidat pemeran utama. Uniknya, keempat orang tersebut adalah aktor muda yang kesemuanya berdarah Inggris atau Irlandia. Mereka adalah Taron Egerton (Kingsman: The Secret Service), Jack Reynor (Transformers: Age of Extinction), Joe Cole (Peaky Blinders), dan Billy Howle (serial Glue). Dengan jadwal produksi yang semakin dekat, kita akan segera mengetahui siapa yang akan menjadi pemeran utama film ini.

Lalu, bagaimana dengan film tinju 3D yang akan dibuatnya? Lee tetap akan menyutradarai film tersebut. Film yang ada di bawah naungan Universal Studios itu saat ini terus dipersiapkan dan dihitung budget-nya. Film ini akan menjadi proyek selanjutnya bagi Lee pasca Billy Lynn.

Bagaimana? Apakah kalian tertarik dengan prospek sebuah film drama perang dalam gambar 3D yang jernih cemerlang?

Artikel Terkait