Sekitar 5 hari lalu, muncul rumor yang menyatakan bahwa Edgar Wright meninggalkan proyek Ant-Man karena adanya perombakan naskah besar-besaran yang dilakukan pihak Disney/Marvel. Dengan status rumor, banyak yang mempertanyakan kebenaran berita tersebut, walau sesungguhnya banyak pihak yakin inilah yang sebetulnya terjadi. Dan kini kebenaran akan hal tersebut dikonfirmasi. Adalah benar Edgar Wright (dan Joe Cornish) meninggalkan Ant-Man karena perombakan naskah besar-besaran yang dilakukan oleh Disney/Marvel.
Hal tersebut tertuang dalam sebuah artikel yang akan dimuat dalam edisi cetak majalah The Hollywood Reporter edisi 6 Juni 2014. Dalam laporan yang ditulis oleh Kim Masters dan Borys Kit tersebut, terungkap bahwa Wright dan Cornish pergi meninggalkan pos mereka setelah Disney/Marvel melakukan perombakan naskah besar-besaran tanpa persetujuan mereka. Lebih jauh lagi, naskah baru yang ditulis oleh penulis naskah internal Marvel itu menghilangkan semua visi dan hal unik yang Wright dan Cornish tulis, karena Disney/Marvel terlalu takut untuk memberikan sesuatu yang berbeda untuk film di Marvel Cinematic Universe milik mereka. Dan pertanyaan yang pernah kita ajukan tetap sama: Mengapa baru sekarang? Mengapa setelah 8 tahun dipersiapkan, dengan test footage, penampilan di Comic-Com, hingga casting; mengapa baru sekarang?
Pada tahun 2006, dimana Wright dan Marvel mulai mengembangkan Ant-Man, kedua belah pihak adalah dua kubu yang dapat bersatu dalam semangat kreativitas yang independen. Marvel Studios saat itu baru akan merilis film Iron Man dan Captain America: The First Avengers. Namun semua berubah saat negara api menyerang Disney membeli Marvel. Independensi pun berkurang. Marvel menjadi sebuah wadah yang sangat terkorporasi dimana resiko-resiko yang terlalu besar harus dihilangkan. Inilah yang menyebabkan adanya keseragaman dalam semua film di Marvel Cinematic Universe walau berada di tangan sutradara yang berbeda. Perubahan yang terjadi di Marvel menjelang dan sesudah berada dalam cengkeraman Disney, dilaporkan membuat banyak sutradara yang memiliki ciri khas tersendiri tidak senang. Sebut saja Kenneth Branagh saat mengerjakan Thor (ia tidak kembali untuk film Thor ke-2), Joe Johnston untuk Captain America, hingga Patty Jenkins yang meninggalkan Thor: The Dark World sebelum produksi dimulai.
Pimpinan Marvel Studios Kevin Feige, disebut-sebut memang tidak menyukai visi dan gaya yang akan dibawa Wright untuk Ant-Man. Namun, menurut salah satu sumber, ternyata bukan hanya untuk Ant-Man ia bersikap seperti itu. Ia dan rekan-rekan petinggi Marvel-nya hanya memiliki satu visi akan Marvel Cinematic Universe, dan inilah yang terjadi [perbedaan pendapat] jika mereka mencoba mengontrak filmmaker yang edgy. Mereka [Marvel] tidak akan mengizinkan para filmmaker tersebut untuk berbicara banyak, atau menyampaikan omong kosong mengenai visi yang dibawa oleh para filmmaker tersebut.
Perubahan naskah yang dilakukan oleh Disney/Marvel ini disebut-sebut karena naskah yang ditulis oleh Wright dan Cornish terlalu nyeleneh (untuk standar Marvel) dan berbeda dari film-film marvel yang pernah ada. Menurut orang di dalam Marvel Studios sendiri, Disney dan Marvel Studios merasa sudah melewati batas yang kenyamanan mereka saat mereka melihat hasil akhir film Guardians of the Galaxy arahan James Gunn yang akan dirilis pada bulan Agustus nanti. Sebuah film space-opera penuh humor-humor menggigit yang aneh dan salah dua karakternya adalah rakun yang dapat berbicara dan sebuah pohon yang memiliki wajah dan dapat berjalan serta bergumam. Bagi Disney dan Marvel, ini adalah hal paling nyeleneh yang bisa mereka berikan dan pertaruhannya adalah puluhan hingga ratusan juta dollar.
Hal ini tentunya membuat sutradara Guardians of the Galaxy, James Gunn, seperti duduk di kursi panas. Di satu sisi Ia adalah teman Wright. Sementara di sisi lain, secara tidak langsung, karya Gunn-lah yang menyebabkan semakin kuatnya resistensi pihak Disney/Marvel terhadap visi-visi filmmaker yang berbeda, serta mundurnya Wright dari Ant-Man. Terlebih, selain menyutradarai, Gunn juga menulis naskah untuk film Guardians of the Galaxy berdasarkan komik Marvel dimana karakter-karakternya bukanlah ciptaan Godfather Marvel, Stan Lee.
Sekitar 3 hari lalu, Gunn menulis pernyataan melalui laman facebooknya terkait mundurnya Edgar Wright dari Ant-Man. Sebuah pernyataan yang sangat berhati-hati, dimana ia mencoba untuk tidak membela atau menuduh salah satu pihak; karena Marvel adalah studio yang mempekerjakannya, sementara Wright adalah temannya. Salah satu kalimat yang ia sampaikan menjadi highlight dari pernyataannya tersebut,
"Sangatlah mudah untuk mencoba menunjukkan jari kepada siapa yang 'benar' dan siapa yang 'salah' dalam sebuah perpisahan, namun seringkali tidak semudah itu. Atau justru bahkan lebih sederhana dari itu - tidak semua orang bisa berada dalam sebuah hubungan bersama-sama. Tapi itu tidak berarti mereka bukan orang-orang yang luar biasa"
Edgar Wright sendiri saat dihubungi oleh The Hollywood Reporter menolak berkomentar. Namun ia kemudian mengunggah foto Buster Keaton yang sedang duduk memegang es krim Cornetto melalui akun twitternya dengan teks "selfie". Wright kemudian menghapus twit-nya tersebut. Cornetto, seperti kita ketahui melambangkan The Three Flavours Cornetto trilogy karya Wright. Sementara Keaton sendiri diketahui kehilangan independensinya akibat intervensi MGM terhadap karya-karyanya, setelah filmnya yang dirilis tahun 1926, The General gagal mencapai ekspektasi yang diinginkan.


