
Berita mengejutkan datang kemarin, saat kabar mengenai kematian Philip Seymour Hoffman berseliweran di dunia maya. Hoffman ditemukan tewas di apartemennya di kota New York diduga karena overdosis obat-obatan. Sebuah jarum suntik ditemukan masih menempel di lengannya. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut di kediaman Hoffman. Dan menurut Variety, polisi menemukan 50 kantong heroin di rumah Hoffman, beserta peralatan medis serta beberapa jenis obat-obatan resep dokter. Prosedur otopsi dilakukan pada hari Senin kemarin waktu Amerika Serikat, dan hasilnya belum dapat diketahui dalam waktu dekat.
Sementara itu, terkait dengan kematian Hoffman, tidak akan ada pergeseran jadwal rilis film The Hunger Games: Mockingjay Part 2. Hoffman yang memerankan Plutarch Heavensbee di saga ini, dikabarkan masih memiliki 7 hari sisa pengambilan gambar yang harus dilakukan. Namun tampaknya hal ini tidak menjadi masalah bagi Lionsgate, karena mereka akan tetap merilis film ini sesuai rencana.
Kematian Hoffman merupakan sebuah tragedi, dan bukti betapa sulitnya terlepas dari jeratan alkohol dan obat-obatan. Hoffman semasa mudanya merupakan pecandu alkohol dan obat-obatan, sebelum akhirnya ia memasuki panti rehabilitasi pada usia 22 tahun. Selama berpuluh tahun ia hidup bersih, namun entah kenapa, tahun 2013 ia mulai menggunakan obat-obatan lagi, yang pada akhirnya membawanya pada kematian.