Tempo Media rupanya tertarik untuk meramaikan dunia perfilman Indonesia dengan menghadirkan rumah produksi mereka, Pal8 Pictures. Budi Setyarso, selaku Direktur Pal8 Pictures, mengungkapkan bahwa Tempo selama ini dikenal menghasilkan produk jurnalistik yang kuat, baik itu melalui produk cetak maupun digital. Diharapkan, kekuatan tersebut akan turut muncul di film-film yang diproduksi Pal8 Pictures ke depannya. Dia juga memperkirakan, industri film akan semakin bertumbuh di masa depan, didukung ekosistem yang semakin kuat.
Dihadiri sejumlah insan perfilman, seperti Angga Dwimas Sasongko dari Visinema Pictures, Lola Amaria, Sigit Prabowo pendiri Bicara Box Office, Panji Pragiwaksono, dan Ario Bayu, acara launching ini sekaligus memberi tahu empat proyek film yang sedang disiapkan Pal8 Pictures, yaitu Mencintai Munir, Bocor Alus the Movie!, Petualangan Kobi (animasi), dan Pintu Kanjuruhan.
Mencintai Munir sendiri diangkat dari buku yang ditulis oleh istri mendiang aktivis Munir Said Thalib, Suciwati. "Kami bersemangat mengangkat kisah Munir, aktivis prodemokrasi, yang perjuangannya sangat-sangat penting sebelum, pada masa, dan setelah reformasi 1998 hingga ia dibunuh menggunakan racun arsenik pada 2004," jelas Budi.
Berikutnya, ada Bocor Alus the Movie yang diangkat dari acara siniar populer di kanal YouTube Tempodotco. Siniar yang membicarakan liputan-liputan Tempo ini telah menjadi perhatian pemerhati politik setiap pekannya. Saat ini, dalam tahap pengembangan cerita.
Pal8 Pictures juga berencana membuat Petualangan Kobi, film animasi yang diangkat dari kanal edukasi Kok Bisa. Menggunakan animasi, kanal itu membicarakan berbagai hal berbasis saintifik dengan bahasa sederhana. Melihat kesuksesan Jumbo yang luar biasa, Budi percaya, industri animasi lokal akan semakin berkembang.
Terakhir, ada film Pintu Kanjuruhan. Film ini diangkat dari kisah nyata satu keluarga yang menjadi korban pada peristiwa Kanjuruhan, 1 Oktober 2022. Sebuah catatan kelam di dunia sepak bola Indonesia saat 135 nyawa melayang setelah pertandingan antara Arema Malang dan Persebaya Surabaya.