Medan Film Festival (MFF) Vol. 2 tahun 2024 akan kembali hadir dengan mengusung tema "Expanding Creativity." Berbagai sesi workshop akan digelar untuk memberikan wawasan untuk meningkatkan aspek teknis dan artistik dalam pembuatan film. Peserta akan diajak untuk mempelajari teknologi terbaru, teknik narasi visual, dan pendekatan kreatif yang inovatif, sehingga memperkaya keterampilan dan pemahaman mereka dalam dunia perfilman. Melalui rangkaian kegiatan ini, MFF Vol. 2 berharap dapat memperkuat kapasitas kreatif komunitas perfilman lokal, serta menumbuhkan generasi baru pembuat film yang mampu bersaing di kancah internasional.
Di gelaran yang kedua ini, MFF mendapat dukungan dari Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Badan Perfilman Indonesia (BPI), Persatuan Karyawan Film dan Televisi Indonesia (KFT) dan sejumlah mitra-mitra sineas dan Festival Film di Indonesia hingga Asia. Official selections MFF Vol. 2 tetap diisi oleh film dari ragam negara yang mengedepankan kolaborasi kreativitas. Dari China ada “Wonderful Youth Alley-oop”, drama basket karya sutradara Ju Xingmao, dari Malaysia ada “Lubuk” karya Mark Lee See Teck, juga drama romansa produksi Indonesia – Jepang “Roman Peony” karya Alfrits John Robert, film produksi India – Prancis “Girls Will be Girls” karya sutradara Shuchi Talathi yang memenangkan Film Terbaik kompetisi sutradara perdana di Jakarta World Cinema (JWC) 2024.
Untuk penyuka horor, ada Pemukiman Setan karya Charles Gozali hingga dokumenter artis horor legendaris “Suzzanna – The Queen of Black Magic” karya David Gregory dari Severin Films, UK, yang di ko-produseri kritikus-akademisi film Ekky Imanjaya. Selain itu MFF Vol. 2 juga akan menayangkan drama klasik Indonesia tahun 1980 karya Slamet Rahardjo yang berlokasi di Samosir, “Seputih Hatinya Semerah Bibirnya” dalam program kolaborasi “Tribute to the Works of Hendrick Gozali” beserta sejumlah film lainnya termasuk karya-karya sineas lokal Medan.
Medan Film Festival Vol. 2 akan diselenggarakan tanggal 23 November 2024 di Taman Budaya Medan.