
Setelah kebanyakan film horor lokal mengangkat legenda urban Tanah Air, kini akan hadir film horor yang mengetengahkan kisah legenda urban berbentuk permainan asal Negeri Matahari Terbit, Jepang. Mengusung judul Petak Umpet Minako, film ini disutradarai Billy Christian dan memiliki jajaran pemain muda, seperti Miller Khan, Nicky Tirta, Regina Rengganis, Ario Astungkoro, Natasha Gott, hingga Gandhi Fernando.
Ditemui dalam acara Indonesia Comic Con 2016 setelah panel Petak Umpet Minako, Gandhi mengungkapkan ketertarikannya bermain di film yang direncanakan rilis Mei 2017 mendatang. “Saya jujur ingin menunjukkan profesionalisme saya karena tidak mau dilihat sebagai aktor yang hanya bisa berakting di filmnya sendiri. Jadi saya benar-benar total di sini sampai-sampai mungkin orang yang lihat akan kesal sendiri.” Karakter yang akan diperankan Gandhi sendiri bernama Destra, tokoh antagonis yang baru pertama kali ini dimainkan oleh produser Midnight Show ini.
Syuting film horor sendiri kerap mendatangkan pengalaman yang membuat bulu kuduk merinding bagi para pemainnya. Tapi, Gandhi sendiri menanggapinya dengan santai. “Karena gue sering syuting film horor makanya gue nggak mikir macam-macam kalau ada kejadian apa-apa. Maksud gue, kan kadang orang yang belum pernah syuting film horor langsung paranoid kalau ada apa-apa. Padahal belum tentu itu seperti yang mereka bayangkan.” Untungnya, suasana syuting yang dilaksanakan di salah satu gedung tua di daerah Salemba ini bagi Gandhi sangat menyenangkan. Pasalnya, jajaran pemain muda yang terlibat banyak dan tidak ada yang merasa lebih hebat dari yang lain. “Serunya dari syuting PUM ini adalah karena yang main ada 15 orang jadi pas di ruang tunggu tuh ramenya udah kayak pasar. Tapi di situ asyiknya. Nggak ada yang merasa bintang atau semacamnya. Gue ngerasa dari semua syuting film yang gue jalanin, geng Petak Umpet Minako ini yang masih paling erat.”
Di akhir wawancara, Gandhi sendiri mengungkapkan harapannya terdapat film ini. “Gue berharap tim Petak Umpet Minako dapat memberi edukasi dan obrolan ke banyak penonton kalau film ini bagus banget dan layak tonton,” tutupnya.
