Garin Nugroho Garap Film Cinta Lewat Aach...Aku Jatuh Cinta

by dr. kawe


Banyak yang terkejut kala Garin Nugroho mengumumkan akan merilis film drama romantis berjudul Ach...Aku Jatuh Cinta. Bagaimana tidak, selama ini sineas berusia 54 tahun ini lebih terkenal sebagai pembesut film-film serius atau yang memiliki unsur sejarah seperti Soegija atau Guru Bangsa: Tjokroaminoto. Rupanya, setelah terakhir kali membesut Cinta Dalam Sepotong Roti (1991), muncul kerinduan untuk menyutradarai film drama romantis. Oleh karena itu, lahirlah Aach...Aku Jatuh Cinta yang diujungtombaki oleh dua bintang muda papan atas Indonesia, Pevita Pearce dan Chicco Jericko. Latar waktunya sendiri akan mengambil 1970-an hingga 1990-an sehingga menonjolkan warna-warna ceria dan juga musik rock n' roll yang sedang hits pada masa itu. Proses syutingnya sendiri memakan waktu dua minggu dengan mengambil tempat di Yogyakarta dengan naskah yang ditulis sendiri oleh Garin. 

Kisah hubungan unik dan penuh kekacauan antara Rumi dan Yulia sejak kecil hingga masa menjelang perkawinan. Pertemuan di tengah perubahan ekonomi, sosial dan gaya hidup penuh  dinamika Indonesia tahun 1970-1980-1990.Kisah pertemuan yang dilihat lewat buku harian yang ditulis oleh Yulia. Hubungan antara dua watak berbeda, yakni Rumi yang keras dan bengal, namun loyal serta romantis, dengan Yulia yang berwatak lembut, namun penuh empati serta menutup diri. Yang tercipta adalah cara - cara Rumi menarik perhatian Yulia yang melahirkan peristiwa kekacauan penuh kelucuan, drama, dan tragedi, yang melahirkan perpisahan dan pertemuan yang tak terduga seiring perubahan jaman yang membawa kebangkrutan ekonomi masing - masing keluarga dan upaya untuk bangkit.

Kisah hubungan Rumi dan Yulia bertumbuh dalam trauma keluarga masing-masing. Yulia trauma karena ditinggal ayahnya yang seorang mekanik radio, ibunya lalu bekerja sebagai penjahit dengan kerja kelewat keras untuk menghidupi Yulia. Yulia meski merasakan Rumi sebagai teman berbagi yang tak tergantikan, namun Yulia tidak bisa melepaskan trauma untuk tidak percaya kepada laki- laki selepas kepergian ayahnya. Terlebih ibunya selalu menekankan untuk mampu hidup mandiri. Di sisi lain, kepergian ibu Rumi karena terseret gaya hidup baru, melahirkan trauma sendiri bagi Rumi terlebih dengan situasi kebangkrutan ayahnya, yakni perusahaan limun lokal yang tergeser soft drink Amerika. Bagi Rumi, meski Yulia adalah satu- satunya sosok yang menarik perhatiannya, namun trauma terhadap ketidaksetiaan perempuan tetap tersembunyi di hatinya selepas kepergian ibunya meninggalkan rumahnya. Kisah hubungan Rumi dan Yulia  yang ditulis dalam buku harian ini, menjadi drama pertemuan dan perpisahan tak terduga yang kocak, kacau, dan romantis serta penuh tragedi seakan menjadi bagian dari perubahan jaman tahun 70-80-90. 
 
Aach...Aku Jatuh Cinta akan tayang 5 November 2015 di bioskop. 
 
 

Artikel Terkait