
Membutuhkan waktu yang cukup lama, akhirnya Gila Jiwa sebagai penanda 40 tahun dedikasi Ria Irawan di dunia perfilman nasional telah menyelesaikan proses syuting dan kini tengah dalam tahap pascaproduksi. Selain Ria, empat muda-mudi pun turut diajak serta menyutradarai segmen-segmen pendek dalam film ini, mereka adalah Julia Perez (action), Amink (komedi), Ade Paloh (horor), dan Afgan Syahreza (musikal).
Gila Jiwa yang diproduksi di bawah bendera Firebird Films ini mengalami perubahan konsep yang tadinya omnibus, kini menjadi film panjang yang memiliki satu cerita utuh dengan balutan lima genre berbeda. Beberapa awak mediapun diberi kesempatan menyaksikan pemutaran awal bertempat di Institut Français d'Indonésie, Thamrin, pada 20 September 2015. Pemutaran ini sendiri mengambil bagian sebagai closing film Q Film Festival dan dihadiri oleh para sutradara Gila Jiwa dan beberapa pemain, seperti Tia Arifin, Dea Annisa, dan Hery Purnomo. Tidak ketinggalan turut hadir produser eksekutif Gila Jiwa, Bapak Faransyah Agung Jaya, dan Ibu Risye Faransyah sebagai co-eksekutif produser.
Sinopsisnya sendiri berfokus pada sosok empat remaja yang ingin membuat film-film yang dapat menarik berbagai kalangan. Ada Omo (Henry Purnomo) yang terobsesi menjadi aktor dan produser; Alex (Jovial Da Lopez) yang ingin menjadi pembuat film andal, namun anti-mainstream; Ruben (Joshua Suherman) yang ingin sebuah film itu memiliki kebebasan berekspresi dan primadona; hingga Dea (Shadira Marini) yang ingin filmnya, apapun temanya, selalu menyisipkan kisah cinta.
Selain para pemain muda di atas, masih terdapat sederet nama-nama besar lain yang tampil mendukung film ini, seperti Fauzi Baadila, Ayu Shita, Aimee Saras, Mongol Stress, Agus Kuncoro, Lukman Sardi, Tio Pakusadewo, Vicky Burki, Andre Hehanusa, dan Ade Irawan. Seperti apa filmnya? Tunggu tanggal mainnya tahun 2016 mendatang.
