
Bila dulu para pahlawan bangsa hanya bisa diketahui terbatas lewat buku-buku pelajaran sejarah di sekolah-sekolah, kini Jelata bisa menyaksikan personifikasinya dalam bentuk film. Banyak nama pahlawan yang sudah diangkat ke layar lebar, seperti misalnya Cut Nyak Dien, K.H. Ahmad Dahlan, hingga Soekarno. Dan, siap untuk rilis pada tahun 2015 ini adalah kisah mengenai tokoh pergerakan nasional HOS Tjokroaminoto dalam Guru Bangsa: HOS Tjokroaminoto.
Diproduksi oleh Yayasan Keluarga Besar Hos Tjokroaminoto bersama rumah produksi Pic[k]Lock Films, Garin Nugroho dipilih untuk menangani karya yang telah merampungkan proses syuting pada bulan September kemarin. Tidak hanya Garin, Christine Hakim dan Didi Petet pun turut terlibat dengan duduk di kursi produser. Ambarawa, Semarang, dan Yogyakarta terpilih sebagai lokasi pengambilan gambar yang disulap menjadi Surabaya tempo dulu.
Tidak mau setengah-setengah, para kru pun juga dipilih dari jajaran insan perfilman yang sudah malang-melintang sejak lama. Ada nama Ipung Rachmat Syaiful sebagai Director of Photography , Allan Sebastian sebagai art Director, Ong Hari Wahyu sebagai Production Designer, Retno Ratih Damayanti sebagai wardrobe stylist yang berhasil masuk nominasi penata busana terbaik lewat film Habibie & Ainun serta meraih penghargaan bergengsi tersebut melalui Soekarno: Indonesia Merdeka (2013), dan Didin Syamsudin yang menjadi make up artist sejak jaman mendiang Teguh Karya dan penata rias dalam semua film horor yang dibintangi oleh Suzanna sejak tahun 1980.
Nama para bintang muda yang terlibat pun tentunya juga tidak asing lagi bagi para penikmat film Indonesia karena ada Reza Rahadian, Putri Ayudya, Chelsea Islan, Deva Mahenra, Christoffer Nelwan, Alex Abbad, Tanta Ginting, Ade Firman, dan Ibnu Jamil. Menilik dari penggarapannya yang serius, sutradara yang mumpuni, awak di balik layar yang berpengalaman, dan para bintang yang menjanjikan, Guru Bangsa: HOS Tjokroaminoto sangat sayang untuk dilewatkan saat rilis pada April mendatang.
