
Bila sebelumnya media Youtube hanya digunakan untuk memutar trailer dari film yang akan rilis, sekarang ini banyak rumah produksi yang telah melihat situs sosial media dalam bentuk audio visual ini sebagai sarana berpromosi yang lebih dari sekedar menampilkan cuplikan-cuplikan adegan filmnya.
Bulan di Atas Kuburan contohnya. Film kedua rumah produksi MAV Production dengan Sunshine Picture ini menggunakan cara yang tidak biasa dan masih jarang dalam mempromosikan remake dari film berjudul sama karya Asrul Sani pada tahun 1973. Sebuah web series berdurasi 5-10 menit dirilis tiap minggunya. Uniknya, web series ini menceritakan kisah Sihol, seorang pemuda pedalaman Sumatera, yang pergi ke Jakarta untuk mencari pacarnya yang sepi kabar. Guna menyambung hidup, Sihol mendapatkan pekerjaan sebagai salah satu kru produksi film Bulan di Atas Kuburan. Seiring berjalannya waktu, Sihol mendapatkan nasihat dan panduan dari berbagai individu yang ada di lokasi syuting, seperti Rio Dewanto, Atiqah Hasiholan, Donny Alamsyah, dan masih banyak lagi dalam mencari keberadaan sang kekasih. Apakah Sihol akhirnya dapat bereuni dengan pujaan hatinya itu?
Meski temanya bisa dikatakan standar, yaitu mengenai kisah cinta, namun keunikan web series ini adalah dengan masuknya Bulan di Atas Kuburan sebagai bagian dari kehidupan Sihol di Jakarta. Membuat siapapun yang menonton dapat menikmati perjalanan Sihol dan pada akhirnya melihat Bulan di Atas Kuburan dan pencarian sang pemuda sebagai satu kesatuan cerita yang utuh, terkait, dan menghibur. Selain web series yang baru dirilis satu episode, karya debut Edo Sitanggang ini juga telah merilis teaser trailer yang menggambarkan bagaimana Jakarta menjadi pegangan hidup tiga pemuda Batak. Menarik? Tunggu kejutan lain dari Bulan di Atas Kuburan untuk Jelata.